Akting Ayu Ting Ting Dapat Review Buruk di Film Dimsum Martabak, Sosok Ini Ungkap Hal Lain


    SURATKABAR.ID – Pada tanggal 15 Juni 2018, film Dimsum Martabak yang diproduksi RA Pictures mulai tayang. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, film yang diperankan oleh beberapa bintang papan atas seperti Ayu Ting ting, Boy William, Olga Lydia, dan Ferry Salim malah mendapat review buruk dari seorang kritikus film di Twitter. Padahal, film berdurasi 100 menit ini terhitung baru sehari tayang.

    Pemilik akun Twitter Mas Djay (djaycoholyc) memberi nilai 0,5 untuk ‘Dimsum Martabak.’ Menurutnya, film yang disutradarai oleh Fajar Bustomi itu terlalu datar sehingga terkesan kering kerongtang. Demikian dikutip dari laporan Grid.ID, Minggu (17/06/2018).

    “Dramanya kering kerontang.

    Range emosinya Ayu pendek banget jadinya sebagai karakter, dia itu macam nggak bergerak ke arah yang lebih baik.

    Dari awal sampai akhir datar aja,” kicaunya.

    Karakter-karakter tokoh di ‘Dimsum Martabak’ juga dinilai tak bisa ngeblend. Sementara itu, akting Ayu Ting Ting dianggap masih mentah dan tampak kaku. Bagi Mas Djay, lebih baik Ayu fokus ke dunia tarik suara, dibanding gagal di perfilman.

    Komentar bernada sama juga ditujukan kepada Boy William. Sebagai tokoh penting, Boy belum bisa memperlihatkan emosi kepada penonton. Jalan ceritanya juga kurang menarik.

    Baca juga: Baju Lebarannya Disebut Tidak Sopan, Begini Pembelaan Ayu Ting Ting

    Apalagi, Raffi Ahmad sebagai produser, ‘maksa’ nongol di film dan itu pun tidak menambah daya tarik ‘Dimsum Martabak’. Alhasil, ‘Dimsum Martabak’ menjadi film Lebaran pertama yang mengecewakan bagi pemilik akun @djaycoholyc.

    Kendati begitu, Mas Djay menganggap bahwa pelajaran food management dalam ‘Dimsum Martabak’ cukup menarik.

    Sebelumnya, Ayu sempat mengaku bahwa aktingnya belum bisa memuaskan sang sutradara.

    “Sulit kalau akting nangis. Saya harus nangis, itu tuh sutradara enggak puas-puas kalau saya nangis. Diulang-ulang mulu,” kata Ayu kepada media saat jumpa pers dan screening film Dimsum Martabak di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (01/06/2018) lalu.

    Pelajaran Sesungguhnya dalam film Dimsum Martabak

    Film itu sendiri berkisah tentang kehidupan Mona (Ayu Ting Ting), seorang pelayan di toko dimsum dan Soga (Boy William) yang merupakan pengusaha martabak kekinian lengkap dengan foodtruck-nya.

    Konflik mulai bermunculan sewaktu Mona dipecat dari pekerjaannya dan harus menjalani kehidupan yang cukup sulit. Film bergenre drama komedi ini menampilkan akting Ayu Ting Ting yang sebelumnya belum pernah bermain dalam film layar lebar. Sehingga ini merupakan penampilan perdananya.

    Ditambah dengan adanya unsur dua budaya yang berbeda, turut mengiringi setiap cerita yang dihadirkan. Tak hanya menghadirkan jalan cerita yang membuat baper, ternyata film ini juga ingin menyampaikan suatu pesan moral, salah satunya dari unsur budaya itu sendiri.

    Hal tersebut diungkapkan artis peran Stella Cornelia yang juga turut andil dalam film Dimsum Martabak usai gala premiere film terbarunya di Epiwalk Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (01/06/2018) lalu.

    “Seru sih, karena banyak pesan moralnya juga. Menyatukan dua budaya itu dalam film susah-susah gampang takutnya dianggap memihak satu budaya kan,” ujarnya seperti dikutip dari laman Bangka.TribunNews.com.

    “Tapi film ini kayak menyatukan keduanya ini benar-benar, ya, kayak filmnya bikin damai,” ungkap Stella Cornelia.

    Ternyata kentalnya budaya di dalam film ini memang sudah dipikirkan secara matang oleh kreatif produser Fajar Bustomi serta kru film lainnya.

    “Filmnya kan tentang Dimsum Martabak pertemuan antara dua budaya yang berbeda. Niat saya sama Andreas sama penulis dan produser mau bikin film dengan cinta kita bisa membuat damai budaya, lewat karakter Mona dan Soga, makanya screening-nya dilakukan tanggal 1 Juni, di hari kelahiran Pancasila,” tandas Fajar Bustomi dalam kesempatan yang sama.