Tragis! Sudah Digigit Ular, Wanita Ini Malah Dikubur Berlumur Kotoran Sapi oleh Suaminya


    SURATKABAR.ID – Hal-hal supranatural yang mistis dan gaib rata-rata masih kerap dipercaya oleh orang banyak—tak peduli sehebat apapun kecanggihan dunia modern zaman sekarang. Mitos mistis seperti kucing hitam yang dipercaya mendatangkan suatu musibah masih kerap ditakuti banyak orang. Rupanya fenomena ini tak hanya terjadi di Indonesia saja, di India, masyarakatnya pun masih percaya sesuatu yang berbau mitos.

    Kasus berikut ini buktinya. Seorang wanita berusia 35 tahun bernama Devandri yang tinggal di wilayah Bulandshahr Uttar Pradesh terkena gigitan ular. Melansir indiatimes.com melalui TribunJateng.com, Senin (07/05/2018), sang istri yang malang itu digigit ular saat pergi ke ladang untuk mengumpulkan kayu bakar.

    Setelah digigit, ia bergegas pulang menceritakannya kepada suami. Alih-alih membawanya ke rumah sakit, sang suami malah memanggil seorang pawang ular. Ia meminta bantuan pawang ular untuk mengeluarkan racun di tubuh istrinya. Sang pawang ular menyarankan pada suami, agar membungkus tubuh istrinya dengan kotoran sapi dan membuat gunung dari kotoran sapi di atas tubuhnya.

    Alhasil Devendri harus merelakan tubuhnya dikubur kotoran sapi. Sang pawang mulai mengucapkan mantra-mantranya, namun sepertinya semua itu percuma dan sia-sia belaka lantaran akhirnya Devandri malah meninggal dunia.

    Tentu saja, dalam penanganan gigitan ular yang tepat, tindakan tersebut tidak dibenarkan.

    Baca juga: Merinding! Inilah 10 Cerita Mistis Rumah Sakit Paling Seram dari Seluruh Dunia

    Mengutip Kompas.com, menurut Pakar Toksikologi dan bisa ular DR. dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM, cara yang tepat menangani seseorang setelah digigit ular berbisa adalah membuat bagian tubuh yang tergigit menjadi tidak bergerak. Caranya dengan menghimpit anggota tubuh dengan kayu, bambu, atau kardus layaknya orang patah tulang.

    “Betul-betul tidak bergerak sehingga bisa ular hanya ada di tempat gigitan, tidak menyebar ke seluruh tubuh,” ungkap Tri.

    Ini untuk mengantisipasi agar bisa ular tak menyebar. Setelah itu korban harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Kesalahan umum dalam penanganan ular juga sering dilakukan masyarakat.

    Umumnya, tindakan pertama dilakukan dengan mengikat daerah disekitar area gigitan ular. Tujuannya yakni untuk menghentikan pergerakan bisa ular agar tak menyebar ke seluruh tubuh.

    Tindakan lainnya yang sering dilakukan adalah membuat sayatan di daerah gigitan untuk mengeluarkan darah. Tujuannya pun sama, menghindari penyebaran bisa ular.

    Tapi, Tri melanjutkan, kedua tindakan tersebut salah besar dan tidak membantu sama sekali. Bisa ular akan tetap menyebar ke bagian tubuh lainnya.