PDIP Sebut Ada Tiga Kader Terbaiknya yang Siap Dampingi Jokowi


SURATKABAR.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Masinton Pasaribu menyatakan pihaknya tengah menyiapkan tiga kader internal menjadi calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Masinton, seperti yang dilansir dari laman Tribunnews.com, Minggu (25/3/2018), menyebutkan dari ketiga kader tersebut lebih lanjut akan terlebih dahulu diseleksi untuk kemudian dipilih satu nama terbaik yang paling pantas mendampingi Jokowi.

“Dari internal PDI, ada beberapa nama, lah, ada tiga nama. Nanti diseleksi, tiga nama sesuai dengan nomor urut partai (di Pilpres 2019),” jelas Masinton. “Kalau satu nama nanti sudah (dipilih), baru diumumkan. Jangan diiniin (diomongin) dulu,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, Ketua DPP PDI Perjuangan ninaktif Puan Maarani sebelumnya membenarkan bahwa partainya telah mengantongi nama-nama bakal cawapres yang akan mendampingi Jokowi, mengingat pendaftaran capres-cawapres untuk Pemilu 2019 dibuka pada Agustus 2018 mendatang.

Baca Juga: Masuk dalam Bursa Capres/Cawapres, JK Minta Anies Baswedan Sebaiknya Fokus Urus Jakarta

“Jadi kalau disampaikan empat bulan itu pendek, menurut kami panjang. Dan kalau dikatakan itu panjang memang itu waktunya sudah dekat. Tapi insya Allah, kami sudah punya nama,” tutur Puan, di Jakarta pada Jumat (23/3).

Puan mengungkapkan tak mengetahui adanya tim penggodokan cawapres dari internal Jokowi. Namun dari pihak internal PDIP sendiri sudah memiliki tim. Sebelum memutuskan, pihaknya akan melihat rekam jejak cawapres untuk memastikan kemampuannya bekerja sama dengan Jokowi di periode selanjutnya.

“Itu tentu saja harus klop semuanya. Tentu yang harus dilihat juga bahwa insya Allah pada periode selanjutnya Pak Jokowi kalau nanti terpilih bisa menunjukkan kinerja lebih baik dengan cawapres yang baru,” tegas Puan yang merupakan Menreri PMK tersebut.

Lebih lanjut, ia menambahkan, nama-nama cawapres untuk Jokowi dipastikan akan berkembang. Dan hanya Ketua Umum PDI Perjuangan yang mengetahui nama-nama tersebut. “Tim resmi nggak ada. Kita juga nggak punya tim resmi kok. Di PDIP pembahasannya hanya tertutup terbatas internal,” katanya.

Tak hanya PDI Perjuangan saja, namun satu per satu partai politik koalisi pendukung Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, kecuali PAN, telah menyampaikan akan mengusung Jokowi sebagai capres dalam Pilpres 2019 mendatang.

Partai Hanura, dengan pimpinannya Oesman Sapto Odang (OSO) telah mengumumkan Jokowi sebagai capres. Dan bahkan menawarkan Wiranto untuk mendampinginya sebagai cawapres. Lalu dari Partai Golkar, Airlangga Hartanto, ketua umumnya dideklarasikan sebagai cawapres.

Berbeda dengan kedua partai sebelumnya yang mendeklarasikan nama cawapres untuk Jokowi, Partai NasDem yang dipimpin Surya Paloh justru memberikan hak penuh kepada Jokowi dalam menentukan cawapresnya. Sama seperi PPP, meski pihaknya menyatakan Ketua Umum PPP M Romahurmuziy siap jika diminta.

Sementara dari kubu PKB sendiri baru mendeklarasikan nama Muhaimin Iskandar, ketua umumnya maju sebagai cawapres, dan belum menentukan siapa capres yang akan diusungnya dalam pemilihan yang akan dilangsungkan tahun depan.

Dukungan kepada Jokowi untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2019 tak hanya datang dari parpol koalisi pendukung Jokowi-JK, namun juga dari dua parpol pendatang, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Sementara itu, di luar parpol koalisi pemerintah, sejumlah nama mulai gencar disebut-sebut masuk dalam bursa cawapres yang akan mendampingi Jokowi. Ada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ada Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat yang juga putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono; Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang), dan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.

Jika 2 Tokoh ini yang kembali jadi capres. Siapakah capres yang bakal Anda pilih di Pilpres 2019 mendatang?

Posted by SuratKabar.ID on Tuesday, 20 March 2018