Soal Isu Poligami, Shireen dan Teuku Wisnu Bakal Tempuh Jalur Hukum


SURATKABAR.ID – Isu tak sedap tengah menerpa rumah tangga Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu. Sejak beberapa hari belakanga, Wisnu dikabarkan melakukan poligami.

Isu ini tentu menimbulkan kehobohan dan membuat publik menyoroti tak hanya Shireen dan Wisnu, tapi juga keluarga mereka.

Shireen mengatakan, bahwa dia dan Wisnu yang besar di dunia hiburan sudah biasa menghadapi pemberitaan miring. Namun, hal ini menganggu ketenangan keluarga mereka karena mendapat kabar tak sedap.

“Kalau kita sih yaudahlah ya mungkin ujian. Tapi kan kasihan kita punya keluarga, keluarga itu ditanya sama orang-orang. Mungkin yang bikin berita itu enggak memikirkan panjang kalau yang digosipin ini punya keluarga besar lho. Kita sih cuma bilang ini nggak benar. Cuma mau doain yang bikin berita-berita seperti itu sadar, diampuni sama Allah. Semoga enggak mengalami hal yang sama,” tutur Shireen, dilansir kumparan.com.

Baca juga: Geger Kurnia Mega Mendadak Buta Karena Guna-Guna, Ini Kata Manajer Arema

Merasa tak nyaman dengan kabar miring soal rumah tangganya, pihak keluarga Shireen kini tengah mempertimbangkan untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum.

Ayah Shireen berencana melaporkan oknum yang telah menyebarkan berita bohong soal poligami. Apalagi, ada yang merekayasa video dan gambar seolah-olah Wisnu memiliki wanita lain.

“Namanya orangtua, mana ada sih orangtua enggak sedih anaknya digosipin macam-macam? Jadi fitnahlah… Mungkin mau kasih pelajaran juga walaupun zaman sekarang yang dikit-dikit viral, kita juga tahu kalau ini negara hukum, jangan nyebarin fitnah,” lanjut Shireen.

Menurut Shireen, yang dilakukan penyebar berita bohong ini sangat keterlaluan. Karena foto yang disebar pun sebenarnya foto Shireen ketika memakai cadar.

“Menurut aku udah keterlaluan banget. Dibilang ada perempuannya, aku juga ketawa. (Fotonya) Gue juga waktu pakai cadar. Kan pinter banget gitu,” tutur Shireen gemas.

Wisnu pun membenarkan ucapan istrinya dengan mengatakan bahwa foto yang digunakan pelaku sebenarnya sudah pernah diupload sebelumnya. “Dan (foto yang dipakai) pernah di-upload juga waktu itu,” tegas Wisnu.