Dalam F8 Developer Conference, CEO Facebook Ungkapkan Teknologi yang Sedang Mereka Kembangkan


© thekindle3books.com

SURATKABAR.ID – Sekali lagi Facebook menggelaran F8 Developer Conference yang merupakan acara tahunan di tahun 2017 ini. F8 Developer Conference tersebut digelar selama dua hari, yaitu pada tanggal 18 dan 19 April 2017 di San Jose, California, Amerika Serikat.

Di dalam acara tersebut, CEO Facebook Mark Zuckerberg akan berbagi banyak hal mulai dari langkah yang dilakukan Facebook dalam memerangi hoax yang bertebaran di platformnya sampai dengan beberapa teknologi yang sekarang sedang mereka kembangkan, seperti Virtual Reality (VR), 360-degree imaging, bot di Facebook dan banyak lagi lainnya.

Seperti dikutip dari Mashable.com (18/4/2017), dari banyaknya pemaparan yang dilontarkan Zuck atau panggilan dari mark Zuckerberg, yang menjadi satu perhatian khusus adalah masalah perencanaan Facebook untuk merilis VR untuk umum.

Memang teknologi berbasis VR tersebut pernah Zuck ungkapkan pada F8 Developer Conference tahun lalu, namun kini Facebook telah beranjak ke level lebih tinggi lagi dalam pengembangannya. Zuck berharap nantinya teknologi VR Facebook dapat digunakan oleh siapa saja, terutama para pengguna platform media sosialnya.

Zuck tidak memungkiri bahwa sekarang ini teknologi berbasis VR sedang hangat-hangatnya dan sudah banyak dikembangkan oleh berbagai perusahaan baik yang berskala kecil ataupun besar. Hal tersebut dikarenakan teknologi berbasis VR memang menjadi sesuatu yang sangat menarik dan bermanfaat di masa mendatang.

Selain masalah pengembangan teknologi berbasis VR, Zuck juga menjelaskan masalah Messenger yang diplot sebagai produk Facebook terdepan. Dalam penjelasannya, Zuck mengatakan bahwa akan ada perubahan, pengembangan dan penambahan fitur untuk Messenger, seperti menambahkan asisten digital M dan Messenger Day nantinya.

Namun ketika disinggung mengenai ‘penjiplakan’ fitur yang dimiliki sang rival, Snapchat, Zuck tidak ingin membahasnya terlalu detail karena menurutnya apa yang telah diaplikasikan dalam beberapa produk yang sekarang sudah dimiliki Facebook, seperti Instagram dan WhatsApp adalah pengembangan dari teknologi yang sekarang sudah menjamur. Jadi sah-sah saja setiap pihak untuk menciptakan atau mengembangkan hal tersebut.