Ahok Resmi Jadi Tersangka, Ini Kata Musisi Legendaris Iwan Fals


Ahok Resmi Jadi Tersangka, Ini Kata Musisi Legendaris Iwan Fals

Dugaan penistaan agama  yang mencatut nama Gubernur Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok masih terus bergulir ke permukaan. Setelah didemo besar-besaran oleh Ormas Islam, kasus Ahok masuk meja hijau.Tak pelak, penetapan nama Ahok sebagai tersangka menuai bayak komentar, tak terkecuali dari kalangan selebritis.

Salah satu komentar datang dari musisi kondang, Iwan Fals. Melalui akun Twitternya Rabu (16/11/2016), musisi berkacamata ini mengungkapkan pendapatnya. “Ahok tersangka, buseet…terus pilkadanya (emoticon) tapi baguslah nanti disidang kita bisa liat, kayak kasus Jesica, gitu kan…,”.

Kicauan Iwan fals ini mendapat berbagai respon. Tak kurang dari 555 orang yang meretweet pendapatnya. Tak lupa, para pengguna juga menambahkan pendapatnya saat meretweet.

Ada yang bilang bahwa hal ini menjadi keuntungan bagi Ahok karena bisa kampanye gratis di pengadilan. Bahkan ada pula yang menyinggung Ormas yang paling getol ingin penjarakan Ahok.

Seperti halnya yang ditulis @Yuleskempo, “Sekkk kampanye gratisss. Kalo blusukan ditolak org bayaran, sekarang kampanye gratis dipengadilan.

Ahok Resmi Jadi Tersangka, Ini Kata Musisi Legendaris Iwan Fals

Sedang akun lainnya menuliskan “Status tersangka tapi ntar menang 1 putaran…ga kebayang tuh fpi n the geng..pasti sakitnya tuh disiniii… (emoticon),” kata akun‏@efraimpcr.

Tweet-an pelantun tembang Surat Buat Wakil Rakyat ini memang menarik untuk di retweet. Ia membandingkan dua kasus besar, yaitu kasus kematian Mirna dan kasus penistaan agama oleh Ahok.

Karena pembandingan dua kasus ini, wajar saja jika ada netter yang menyeletuk @iwanfals aku cuma pgn liat emaknya setia dampingi ngga..kaya papanya Alm Mirna,” tulis akun @SuprieyatiHaka.

Sidang tentang kasus penistaan agama yang mencakup penolakan terhadap surat Al-Maidah ayat 51 ini memang sudah direncanakan. Rencananya, peradilan akan digelar secara terbuka terbatas.

Terlepas dari kapan dan dimana sidang akan dilangsungkan, yang jelas peningkatan status kasus Ahok menjadi penyidikan ini menjadi bukti perkataan Presiden Indonesia, Joko Widodo. Sebelumnya, Jokowi berujar bahwa presiden tidak akan menginterverensi atau melindungi Ahok. Semua permasalahan akan dilimpahkan pada pihak berwenang.

Benar saja, Ahok akhirnya resmi menyandang gelar tersangka tanpa ada pihak yan menghalangi. Bahkan gelar perkara juga sudah dilakukan dengan jumlah saksi yang berimbang antara saksi dari pihak terlapor, pelapor, dan kepolisian.