Skripsi Harga Mati – Refleksi 1 Hari Setelah Hari Pendidikan Nasional 2016


20160503 0942 Refleksi Hari Pendidikan Nasional - Dosen Jangan Lupa - Skripsi Harga Mati- Sumber Gambar - www.inspirasi,co

Mahasiswa Menebas Leher dan Tangan Dosennya

Mungkin buat dosen skipsi itu biasa
Buat beberapa mahasiswa ini nyawa
Pertaruhan kepercayaan Bapak Ibu di desa
Diperjuangkan dengan tangis bukan tawa

Halo Mas Bro dan Mbak Bro

Skripsi harga mati, merdeka!!!

Udah lulus belum Mas Bro dan Mbak Bro?

Hari ini, Selasa 2 Mei 2016 kita lakukan refleksi 1 hari setelah Hari Pendidikan Nasional 2016.

Semua orang yang udah menyelesaikan kuliah S1nya dan yang sedang proses bimbingan skripsi “sepakat” kalau skipsi itu sulit. Mungkin buat beberapa orang terbilang mudah tapi bagian sebagian lagi skripsi itu ujian Chunin. Ujian yang berat.

Sekedar omongan seperti ini memang belum meyakinkan. Perlu bukti nyata, kenapa skrisi itu itu sebegitu pentingnya.

Baiklah kita berangkat ke Negeri Para Lae dan Ito, Medan. Mahasiswwa di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, UMSU membuktikan skripsi itu harga mati. Seorang pejuang skripsi membuat masa bimbingan skripsinya berdarah. Ini udah kayak judul film thriller atau film horror. Tapi memang begitulah adanya.

20160503 0942 WIB - 64 - Putih Hitam - Refleksi Hari Pendidikan Nasional - Dosen Jangan Lupa - Skripsi Harga Mati

Gedung B Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, FKIP UMSU menjadi saksi bisu tebasan seorang mahasiswa terhadap dosen pembimbingnya.

Jadi masih perlu bukti kalau skripsi harga mati?

Dari kisah ini, semoga menjadi refleksi 1 hari setelah Hari Pendidikan Nasional 2016 buat mahasiswa yang sedang perang skripsi. Khususnya buat dosen yang hanya sekedar “membimbing” skripsi tapi ga “membimbing” semangat dan mental untuk menyelesaikan skripsinya.

Hanya karena bimbingan skripsi, seorang mahasiswa harus gelap mata. Membuat “karya merah berdarah” di leher dan tangan dosennya. Energi dan emosinya meluap untuk membalas dosennya. Ga ada asap kalau ga ada api. Jadi “karya merah berdarah” itu pasti penyebabnya bukan omongan biasa.

Pada akhirnya dosen jangan lupa. Kata-kata yang memberikan motivasi sangat penting saat bimbingan skripsi.

“Bagus nih, cuma perbaikan di halaman 3 dan 4 aja”, harapannya sih begitu.

“Siap-siap lulus lama ya, anak bimbingan saya ga pernah lulus cepat”, sayangnya ada dosen yang bilang kayak gitu.

Karena pada dasarnya bukan cuma skripsi yang dibimbing tapi semangat dan mental mahasiswanya juga. Dosen mana sih yang ga senang kalau anak bimbingannya lulus cepat dan dapat kerjaan bagus. Pada akhirnya dosen yang akan mendapat ucapan terimakasih dan doa dari mahasiswa.

Kok cuma doa dan ucapan terimakasih?

Daripada “karya merah berdarah”?

Semoga berguna.

Senang berbagi dengan kalian.

#Horas

Terimakasih Bapak dan Ibu dosen
Buat bimbingannya selama ini
Semoga kalian ga pernah bosen
Menjadikan kami sebagai alumni

Karya Kita - Skripsi Harga Mati - kekitaan

Tembalang, Semarang
09:40 WIB Minggu, 01 Mei 2016
2016/05/03/5-129

Tulisan Kita
Sumber Gambar:
Karya Kita
seza-matsumoto.blogspot.com diakses pukul 10:29 WIB pada hari Selasa, 03 Mei 2016
www.inspirasi.co diakses pukul 10:29 WIB pada hari Selasa, 03 Mei 2016