Sebut Akan Ada Hoaks Agama Pekan Ini, Ternyata TGB Dapat Info dari…


SURATKABAR.ID – TGH. Muhammad Zainul Majdi atau yang lebih akrab dengan sapaan Tuan Guru Bajang (TGB) memberikan peringatan keras. Ia menyebut tentang hoaks berisi sentimen terhadap agama dengan tujuan memecah persatuan umat yang akan datang dalam waktu dekat.

“Awas, hoaks agama yang sedang dan akan dimainkan dalam pekan ini akan memecah belah masyarakat,” ujar mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat tersebut, Kamis (7/2), seperti yang dikutip dari laman JPNN.com.

TGB mengimbau kepada masyarakat untuk meneruskan pesan peringatan tersebut kepada keluarga, teman, saudara, dan tetangga. “Supaya hoaks itu tidak efektif untuk mengadu domba, supaya kita semakin kebal hoaks,” imbuh politisi yang baru bergabung dengan Pertai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, TGB menambahkan, informasi tentang bahaya tersebut bukan sembarangan didapatkannya. Ia mengaku mengetahui hal itu berdasarkan hasil temuan tim Gerakan Tangkal Fitnah (GTF) Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Ia kemudian memberi beberapa contoh hoaks yang belakangan ramai diperbincangkan. “Dalam sepekan ini saja, telah diviralkan seolah-olah telah terjadi pembobolan masjid dan perusakan Al-Qur’an di sebuah masjid di Surakarta untuk membakar emosi umat,” tuturnya.

Baca Juga: Ketua PPP Sebut Kubu Prabowo-Sandiaga Hanya Bisa Membangun Hoaks: Percayalah Itu Strategi

Padahal, tambah TGB, fakta sebenarnya di balik berita tersebut adalah adanya anak-anak yang bermain-main di dalam area masjid sehingga menyebabkan barang-barang di dalamnya pun berantakan. Menurut hasil penelusuran, hoaks itu terjadi di beberapa titik.

Mulai dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, hingga DKI Jakarta. Tak lupa TGB mengingatkan kepada seluruh masyarakat luas untuk waspada terhadap hoaks agar pola tersebut tak sampai mengubah Indonesia menjadi seperti Syria.

“Saya mengetuk pintu hati masyarakat Indonesia, khususnya yang Muslim, apa pun latar belakang partai Anda, berhentilah memproduksi menyebarkan hoaks,” ujar politisi kelahiran 31 Mei 46 tahun lalu tersebut.

“Dalam ajaran agama Islam, Allah telah mengingatkan kita tentang betapa bahayanya kebohongan, dampak destruktifnya bagi masyarakat, sebagaimana diulas di surah An-Nur, ayat 11-20,” pungkas TGB.