Seorang Polisi Robek dan Buang Alquran, Pengakuannya Mengejutkan


SURATKABAR.ID – Seorang polisi di Medan diamankan pihak berwajib setelah ketahuan merusak dan menyobek Alquran. Pria berinisial TH ini mengaku mendapat bisikan gaib untuk melakukan hal tersebut.

Aksi TH ketahuan karena adanya CCTV di Masjid Nurul Iman di RSUP H Adam Malik Medan. Tak hanya satu, pria 31 tahun ini merusak empat Alquran yang terdapat di masjid.

Menurut keterangan polisi, TH merobek sebuah Alquran, sementara tiga lainnya dalam keadaan rusak. Ia diketahui melakukan aksinya di toilet.

“Barang bukti yang diamankan empat buah Alquran, satu dalam keadaan robek, satu dalam keadaan basah dan rusak, satu lagi kotor,” terang Kabid Humas Sumut, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Sabtu (12/5/2018), dilansir republika.co.id.

Baca juga: Janggalnya Kronologi Insiden Mako Brimob, Apa yang Ditutupi?

Menurut Tatan, awal mula kejadian adalah ketika istri TH akan melahirkan di RSUP H Adam Malik, Kamis (10/5/2018) kemarin. Saat menunggui istrinya menjelang persalinan, TH mengaku mendapat bisikan gaib.

“Tersangka mendapat bisikan-bisikan yang menyuruhnya untuk merusak masjid yang ada di rumah sakit Adam Malik tersebut.” ujar Tatan.

Tak lama setelahnya, pria yang tinggal di Jalan Karya, Karang Berombak, Medan Barat tersebut keluar untuk mengambil tas berisi pakaian yang ada di dalam mobil. Namun, TH malah menuju masjid yang berlokasi di bagian belakang ruangan. Ia kemudian mengambil beberapa Alquran dari lemari.

“Tersangka lalu mengambil Alquran tersebut dan menyobek salah satu Alquran dan meletakkannya di atas tembok dekat kamar mandi. Sedangkan yang lain tersangka buang ke parit dekat masjid,” tutur Tatan.

Pihak rumah sakit langsung melaporkan peristiwa ini ke Polrestabes Medan. Polisi kemudian memeriksa CCTV masjid untuk mengungkap pelaku. Beberapa jam kemudian polisi berhasil mengamankan TH.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku diketahui sebagai polisi berpangkat Brigadir. Ia bertugas di Dokkes Polrestabes Medan.

Sementara itu, pihak berwajib berencana berkonsultasi pada ahli agama dan dokter kejiwaan. “Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap ahli agama dan berkoordinasi dengan dokter kejiwaan terkait kejiwaan yang bersangkutan,” kata Tatan.

Pelaku kini ditahan di Polrestabes Medan. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa Alquran yang dirusak pelaku dan rekaman CCTV.