Pelanggan Tewas Karena Narkoba, Akankah Exotic Berahir Seperti Alexis?


SURATKABAR.ID  Keberadaan diskotek di Jakarta kembali menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, tempat hiburan bernama Exotik yang berlokasi di Sawah Besar, Jakarta Pusat diduga melakukan pelanggaran.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tinia Budiati mengatakan, pihaknya sudah mengirim tim investigasi ke Diskotek Exotik untuk memastikan apakah mereka melakukan pelanggaran atau tidak.

“Ini kan baru diduga-duga nih datangnya dari mana. Saya sudah turunkan tim,” kata Tinia di Balai Kota DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018), dikutip dari Okezone.com.

Lebih lanjut, ia menegaskan, pihaknya akan menutup izin operasi diskotek tersebut bila nantinya ditemukan bukti adanya narkoba. Itu untuk mewujudkan diskotek yang ada di Ibu Kota bebas dari narkoba.

“Iya (akan ditutup),” pungkasnya.

Gubernur Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI tengah mengusut dugaan praktik jual-beli narkoba di Diskotek Exotic, Mangga Besar, Jakarta Barat.

Baca Juga: Tak Peduli APBD Turun, Anies Tetap Akan Tindak Diskotek Terkait Narkoba

Pengusutan ini dilakukan buntut tewasnya seorang pengunjung diskotek yang diduga akibat overdosis narkoba.

“Sesudah pemeriksaan itu dan lengkap seluruh buktinya, langsung ada tindakan,” tegas Anies Baswedan.

Seorang pengunjung Diskotek Exotic bernama Sudirman, 47 tahun, ditemukan tewas di tempat hiburan malam itu pada Senin (2/4/2018).

Pria yang diduga overdosis narkoba itu sudah tak bernyawa ketika diantar ke rumah sakit oleh dua petugas satuan pengamanan diskotek.

Menurut Gubernur Anies Baswedan, Pemerintah DKI bakal menindak tegas apabila terjadi pelanggaran berat seperti diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan, yakni praktik penyalahgunaan narkoba, prostitusi, perdagangan manusia, dan perjudian.

Bila terbukti ada narkoba di Diskotek Exotic, tempat itu dipastikan akan mengalami nasib seperti Alexis.

“Tidak akan ada yang dibiarkan melenggang tanpa ada sanksi.” ujar Anies.