Soal UU MD3, Jokowi: Enggak Saya Tanda Tangani juga Tetap Berjalan


SURATKABAR.ID – DPR dan pemerintah belum lama ini mengesahkan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3). Namun, masyarakat dengan tegas beramai-ramai menolak UU tersebut.

Salah satunya adalah melalui petisi di laman Change.org. Dilansir kompas.com, pada Rabu (14/2/2018) pukul 18.10 atau 8 jam sejak dibuat, petisi ini telah ditandatangani oleh sekitar 40.292 netizen.

Seperti yang tertulis di petisi, masyarakat khawatir pengesahan UU MD3 merupakan cara pemerintah untuk membungkam masyarakat yang ingin mengkritik DPR. Bahkan, 250 juta masyarakat Indonesia terancam aturan ini.

Jika rakyat menolak, lantas bagaimana pendapat Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengenai UU MD3?

Jokowi menyebut bahwa pihaknya tak akan membuat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terkait UU MD3. Namun, ia mendukung aksi masyarakat untuk menggungat UU tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya kira hal-hal tidak akan sampai ke sana. Yang tidak setuju, silakan berbondong- bondong ke MK untuk di- judicial review” ujar Jookowi di Kompleks Asrama Haji, Jakarta Timur, Rabu (21/2/2018), dilansir tribunnews.com.

Selain memberikan dukungan, Jokowi mengaku telah mengamati rekasi masyarakat terhadap pengesahan UU MD3. Ia juga membaca sejumlah komentar yang menunjukkan keresahan masyarakat.

“Saya memahami keresahan-keresahan yang ada di masyarakat. Banyak yang mengatakan, ini hukum dan etika kok dicampur aduk. Ada yang mengatakan, politik sama hukum kok ada campur aduk, ya itu pendapat-pendapat yang saya baca, yang saya dengar di masyarakat,” katanya.

Sebagai Presiden, ia setuju bahwa kualitas demokrasi di Indonesia tak boleh menurun. Dia pun belum bisa menentukan apakah akan menandatanganinya atau tidak. Padahal, lembar pengesahan UU tersebut susah ada di mejanya.

Jokowi menegaskan, menandatangani atau tidak UU tersebut, menurutnya UU MD3 akan tetap sah. Tapi, ia tak ingin dianggap mendukung penuh UU tersebut jika menandatanganinya.

“Saya tanda tangani, nanti masyarakat menyampaikan, wah ini mendukung penuh. Enggak saya tanda tangani juga itu (UU MD3) tetap berjalan. Jadi masih dalam kajian ya,” terangnya.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaHabib Rizieq: Rakyat Melarat Semenjak Saya Pilih Hijrah
Berita berikutnyaBudi Waseso Mengaku Merasa Berdosa pada TNI, Kenapa?