Tegas! SBY: Belum Saatnya Bicara tentang Capres dan Cawapres


    SURATKABAR.ID – Susilo Bambang Yudhoyono yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat  mengungkapkan, partainya saat ini tak ingin membahas mengenai calon wakil presiden dan calon presiden. Demokrat juga belum memetakan partai-partai yang akan diajaknya berkoalisi. SBY menyampaikan hal ini saat memberikan sambutan di acara pelantikan putranya, Agus Harimutri Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pilpres 2019.

    “Saat ini, Partai Demokrat belum saatnya berbicara tentang capres dan cawapres. Belum saatnya bicara dengan partai-partai mana kita berkoalisi. Belum,” tandas Presiden ke-6 RI tersebut, di acara yang berlangsung di kantor DPP Partai Demokrat di Wisma Proklamasi 41, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (17/02/2018). Demikian seperti dikutip dari laporan Kompas.com.

    Diketahui, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah kader dan simpatisan partai berlambang mercy ini. SBY menambahkan, sekarang Demokrat harus bertekad memberikan yang terbaik bagi rakyat jika kembali diberi kepercayaan dan mandat oleh masyarakat.

    Apabila kembali ke pemerintahan di 2019-2024, Demokrat akan menawarkan solusi untuk kebijakan yang baik. Kebijakan ini mencakup ingin agar negeri ini lebih adil, rakyat yang semakin sejahtera, pertumbuhan ekonomi yang baik, lapangan pekerjaan yang mudah dan berkurangnya kemiskinan.

    “Itulah harapan rakyat, tekad Partai Demokrat, jika kelak kembali ke pemerintahan akan mewujudkan harapan dan aspirasi rakyat itu. Itulah yang lebih penting sekarang ini,” tukas SBY.

    Lebih lanjut, melansir laman Tribunnews.com, SBY menandaskan saat ini partainya harus fokus untuk pemenangan pemilu 2019 dan mengajak masyarakat bersama-sama menjadikan kontestasi lima tahunan itu lebih demokratis.

     

    SBY juga meminta kepada partai untuk fokus mendahulukan keinginan rakyat, dibanding kepentingan politik partai. Ia sekaligus juga mengingatkan kepada seluruh pengurus dan kader partai untuk melakukan politik yang baik dan beretika sesuai prinsip partai.

    “Aspirasi rakyat harus lebih penting sekarang. Jangan bicara dulu soal capres dan cawapres. Harapan rakyat yang harus didahulukan,” tegasnya.

    SBY juga meminta kader Demokrat untuk berdoa kepada Allah SWT. Ia meminta jajarannya menyusun strategi dan kebijakan yang akan digunakan untuk masa kampanye nanti.

    “Artinya apa yang harus dilakukan oleh partai Demokrat kelak untuk rakyat kita. Apa yang ditawarkan oleh Demokrat solusi dan kebijakan yang baik. Pada tahun 2019-2024 untuk kepentingan saudara kita rakyat Indonesia,” ungkapnya, seperti dikutip dari reportase Detik.com.

    Ia mengharapkan, Demokrat kembali menjadi partai yang diharapkan masyarakat untuk membuat kebijakan dengan adil, damai, rukun. Selain itu juga agar terwujudnya demokrasi dan kebebasan yang tetap hidup.

    “Rakyat ingin demokrasi dan kebebasan rakyat tetap hidup. Rakyat Indonesia ingin hukum di negeri ini tegak dan berlangsung secara adil. Dan yang penting rakyat adil, rakyat kita makin ke depan makin sejahtera,” tuturnya.