Kalah Praperadilan, Pengacara Jonru Malah Bilang Begini


SURATKABAR.ID – Jon Riah Ukur Ginting alias Jonru Ginting dan tim kuasa hukumnya dinyatakan kalah dalam praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017) lalu.

Meski begitu, pengacara Jonru, Djudju Purwantoro, tetap yakin bahwa kliennya tak bersalah.

“Kami sebagai kuasa hukum tetap berkeyakinan bahwa klien kami tidak bersala.” katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dilansir tribunnews.com.

Bukan hanya Djudju, pengacara Jonru yang lain, Sulistyowati, juga menyayangkan sikap hakim yang tak mempertimbangkan saksi yang diajukan oleh timnya.

Baca juga: Jleb! Hanya Ucapkan Kalimat Ini, Mahfud MD Bungkam 2 Pengacara Setya Novanto

Hakim beranggapan, pembelaan yang diajukan Jonru merupakan pokok materill dan tak bisa diperdebatkan dalam sidang praperadilan. Menurut hakim, sidang praperadilan hanya digelar untuk memeriksa kelengkapan formil penyidikan.

“Ahli mengatakan bahwa ini persoalannya materiil, artinya harus ada hal yang ditimbulkan pada ujaran itu, kepada siapa, seberapa besar itu diabaikan sama sekali, justru itu yang membuat kami kecewa,” beber Sulistyowati.

Meski merasa kecewa dan tak puas dengan sikap yang diambil hakim, Sulistyowati menegaskan pihaknya tetap menghargai putusan hakim.

Sejak 30 September 2017 lalu, Jonru ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian dan ditahan di Polda Metro Jaya. Ia dilaporkan oleh Muannas Al Aidid atas unggahannya di media sosial Facebook yang dianggap menghina dan menyebarkan ujaran kebencian.

Sementara itu, hakim tunggal pada kasus tersebut, Lenny Wati Mulasimadhi, menyebut bahwa proses penyidikan, penangkapan, dan penahanan Jonru oleh kepolisian telah sesuai dengan hukum yang berlaku.

Lenny melanjutkan, dalam ketntuan hukum acara pidana, seseorang yang menjadi tersangka akan dilanjutkan dengan proses penahanan.

“Menimbang penangkapan terhadap pemohon adalah berdasarkan hukum dan telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. Menimbang demikian pula dengan penahanan yang pada dasranya dilakukan oleh termohon untuk kepentingan penyidikan,” tegas Lenny.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPesantren Ini Doakan Jokowi Agar Terpilih Lagi di Pilpres 2019
Berita berikutnyaWali Kota Risma Dituding Nistakan Agama, Akankah Bernasib Seperti Ahok?