Gak Nyangka! Pasca Mundur Dari Lapangan Hijau Kiper Legendaris Ini Sekarang Malah Berprofesi Sebagai…


    SURATKABAR.ID Banyak pemain bola, khususnya yang punya nama besar menjadi pelatih atau pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) ketika masuk masa pensiun. Namun tidak dengan mantan kiper Timnas yang satu ini, ia lebih memilih profesi yang jauh dengan lapangan hijau ketika gantung sarung tangan.

    Adalah Kiper legendaris Sriwijaya FC, Ferry Rotinsulu yang belakangan jurus sering eksis di dunia maya baik Instagram ataupun Facebook. Mantan kiper andalan Laskar Wong Kito ini rupanya punya punya kesibukan baru.

    Seperti sebelumnya diberitakan IndoSport, bila beberapa tahun lalu ia sibuk dengan bengkel miliknya. Kini ia sibuk merintis usaha cafe kuliner, sekaligus tempat nongkrong. Namanya Warunk Golazo.

    Sederhana plus kental rasa bola. Ini yang tergambar ketika pengunjung masuk ke Warunk Golazo. Hampir dari setiap sudut cafe ini punya corak yang berhubungan dengan sepakbola. Mulai dari konsep ruangan, gambar corak yang melekat, hingga nama makannya.

    Ketika masuk, dinding sebelah kiri sudah menggantung jelas Jersey Sriwijaya FC warna hitam dengan nama Fery nomor punggung 12.

    Baca juga: Tak Lagi Berkarier di Lapangan Hijau, Eks Punggawa Timnas U-19 Ini Sekarang Malah Bernasib Begini

    Ada juga Foto besar skuat tim berjuluk Laskar Wong Kito musim 2011-2012. Era kejayaan terakhir tim kebesaran Sumsel meraih kampiun tertinggi sepakbola Indonesia Super League (ISL).

    Bergeser sedikit, sejumlah bingkai penghargaan sepakbola dari PSSI, juga tertempel rapi di dinding cafe. Penghargaan itu menunjukkan bahwa Ferry merupakan salah seorang pemain terbaik di zamannya.

    Dinding sebelah kanan, terpampang dua foto besar milik dua pemain terbaik dunia saat Ini Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Menyekat satu nama besar cefe Warunk Golazo.

    “Dari bahasa latin, mungkin artinya itu seperti Gol Indah. Spektakuler gitu. Harapannya jelas, tempat dan makanannya juga bisa seperti itu,” ungkap sang pemilik, Fery Rotinsulu.

    Ide membuat cafe ini pun bisa dibilang spontan. Berawal dari pertemuan dengan teman lama, yang juga seorang wirausahawan, tiba-tiba tercetus gagasan untuk membuat sebuah cafe.

    “Kebetulan teman saya itu, memang sudah ada tim manajemennya. Untuk masak, pelayanannya juga. Jadi enak, saya sih tinggal masuk aja,” terang kiper senior kelahiran Palu tersebut.

    Karena saya dasarnya seorang pesepakbola, jadi terpikir buat konsepnya bola. Makanan unggulan yang ada pun nama-namanya berhubungan dengan bola. Seperti Ayam dan Ikan Bakar Golazo. Mie Dahsyat Offside, Cah Kangkung Free Kick, Martabak Mini Playmaker, dan lain sebagainya.

    Warunk Golazo sendiri dibuka setiap hari, mulai pagi hingga tutup jam 12 malam. Pengunjungnya pun setiap hari bertahap ramai. Kebanyakan dari para remaja yang hobi nongkrong, komunitas bola, hingga suporter Sriwijaya FC.

      http://credit-n.ru/zaymyi-next.html