Samsung Akhirnya Lepas dari ‘Neraka’ Galaxy Note 7 dengan Memperkenalkan Galaxy S8 dan Galaxy S8+


© deccanchronicle.com

SURATKABAR.ID – Akhirnya yang ditunggu-tunggu datangn juga, Samsung Galaxy S8 benar-benar diluncurkan oleh perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Banyak anggapan bahwa peluncuran Galaxy S8 ini merupakan langkah Samsung dalam menjegal popularitas iPhone besutan Apple.

Peluncuran perangkat ini terlihat sebagai momen penting bagi Samsung setelah dihentikannya produksi Samsung Galaxy Note 7 yang mengalami banyak kendalan dan memunculkan masalah bagi Samsung. Banyak pengguna Galaxy Note 7 yang melaporkan bahwa perangkat baru dari Samsung tersebut mengalami permasalahan teknis dan sampai-sampai ada yang terluka gara-gara produk itu meledak atau terbakar ketika sedang digunakan atau ketika sedang melakukan charging.

Kembali ke masalah Galaxy S8, perangkat mobile baru ini dirilis dalam 2 varian, yaitu Galaxy S8 yang memiliki layar berukuran 5,8 inci dan Galaxy S8+ dengan ukuran ukuran layar sebesar 6,2 inci. Keduanya memiliki desain menarik serta dilengkapi dengan banyak fitur terbaru di dalamnya, yang salah satunya adalah “infinity display.”

Untuk membuka atau mengaktifkan perangkat, Samsung telah menggunakan teknologi pengenalan wajah sebagai kuncinya. Hal ini berbeda dengan model-model Samsung lainnya atau juga smartphone sejenis dari berbagai vendor sekarang ini. Terdapat pula asisten digital yang bernama Bixby tersemat di dalam Galaxy S8 atau Galaxy S8+ tersebut.

Seperti yang dikutip dari Telegraph.co.uk (29/3/2017), diperkenalkannya Galaxy S8 ini dapat dikatakan sebagai langkah Samsung keluar dari permasalahan yang disebabkan Galaxy Note 7. Bahkan, pimpinan divisi Samsung di Inggris Conor Pierce, mengatakan bahwa insiden Galaxy Note 7 itu dapat diaktakan sebagai suatu pengalaman sulit yang juga berharga.

Dengan mendapatkan insiden seperti itu, Samsung dapat belajar dari pengalaman. Namun, walaupun tertepa kasus yang disebabkan Galaxy Note 7, Pierce tetap mengatakan bahwa hal itu tidak berpengaruh terhadap seluruh produk Samsung secara keseluruhan. Bahkan, dia juga menjelaskan bahwa saham perusahaan di pasar mobile high-end di Inggris terus mengalami peningkatan pesat dalam beberapa bulan terakhir.

“Ini adalah kesempatan besar untuk ‘bernapas’ menuju kehidupan baru dengan model terbaru,” jelas Pierce.

Untuk Galaxy S8 dan Galaxy S8+ ini, Samsung benar-benar dengan teliti dan cermat menciptakan baterai yang tidak mudah panas apalagi dapat terbakar atau meledak ketika digunakan. Hal tersebut dilandasi dari kasus yang disebabkan oleh Galaxy Note 7 sebelumnya.

Selain Galaxy S8 dan Galaxy S8+, Samsung juga memperkenalkan beberap produk barunya, seperti headset virtual reality, yaitu Gear VR, dan DEX. Dengan menggunakan kedua produk baru tersebut , maka penggunanya dapat ‘mengubah’ Galaxy S8 menjadi sebuah desktop komputer.

Walaupun belum ada pernyataan resmi dari Samsung, namun menurut rumor yang beredar, Galaxy S8 dan Galaxy S8+ mulai dipasarkan secara resmi pada tanggal 28 April 2017 mendatang dengan harga masing-masing adalah GBP 689 dan GBP 779.