Hobi Rebahan? Ini yang Bakal Terjadi Jika Berbaring Terus Menerus


SURATKABAR.ID – Saat sedang liburan dan tak punya uang, rebahan alias tidur-tiduran di kasur memang menjadi hal yang sangat enak. Sembari rebahan kita juga asik scroll-scroll media sosial. Kegiatan yang sangat menyenangkan, bukan? Tapi tahukah Anda jika berbaring di kasur terlalu lama memengaruhi kesehatan tubuh? Yuk ketahui dampak berbaring lama di kasur.

Berbaring Selama 24 Jam

Berbaring 24 jam di tempat tidur, cukup bikin tubuh malas untuk bergerak. Nah, ternyata jika Anda tidur selama 24 akan berdampak pada paru-paru. Jika tidak bergerak selama 24 jam, gaya gravitasi tidak menarik paru-paru kembali ke posisi semua. Ini bisa menyebabkan bagian bawah paru-paru mengerut sehingga membuat lendir susah melewati paru-paru.

Akibatnya, lendir terperangkap dan bisa memicu penyakit pneumonia. Karena hal inilah, dokter biasanya menyuruh pasiennya untuk duduk tegak dan batuk.

Baca juga: Beda Warna Dahak, Beda Pula Artinya Bagi Kesehatan. Cek di Sini!

Jika Berbaring Selama Seminggu

Lalu bagaimana jika Anda tidak bergerak dan berbaring saja selama seminggu? Biasanya otot dan tulang membantu menopang berat saat digunakan berjalan atau bergerak. Namun karena tidak digunakan semestinya, bisa menghilangkan kemampuan itu lho. Setiap satu minggu berbaring, maka akan kehilangan satu persen kepadatan tulang. Dan ini membuat tulang jadi rapuh dan mudah retak.

Berbaring Selama 2 Minggu

Sementara bagi Anda yang berbaring saja selama 2 minggu berturut-turut bisa muncul bisul di area yang menekan kasur terlalu lama. Misalnya saja tulang pinggul, tulang ekor, dan juga pergelangan kaki.

Tekanan di tempat yang sama terlalu lama akan menghalangi aliran darah dan membuat sel kulit mati, bahkan bisa merobek lapisan dan jaringan kulit. Dalam waktu ini, massa otot bisa berkurang 10 persen, dan berdampak pada berkurangnya oksigen dan alirah darah pada tubuh lho.

Baca juga: Tahukah Kamu? Musik Berpengaruh Baik Bagi Kesehatan, Berikut 3 Manfaatnya

Berbaring Selama 1 Bulan

Berbaring selama 2 minggu sudah cukup mengkhawatirkan, lalu bagaimana dengan 1 bulan? Rebahan sejatinya untuk istirahat namun jika terlalu lama tubuh akan merasa kelelahan. Lama kelamaan tubuh tidak kuat lagi menamping berat tubuh karena kondisi otot dan tulang yang lemah. Ini juga tidak baik untuk kesehatan otak dan mental.