Catat! Ini Jenis Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Saat Minum Obat


SURATKABAR.ID – Beberapa makanan dan minuman dapat mencegah obat bekerja di dalam tubuh. Bahkan lebih buruknya lagi, dengan mengonsumsi jenis-jenis makanan dan minuman tertentu dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.

“Makanan-makanan tertentu memiliki senyawa kimia yang bisa berdampak pada proses metabolisme tubuh. Hanya karena alami belum tentu mereka tak punya efek pada tubuh. Ada banyak daftar kimia dalam makanan yang berdampak pada metabolisme,” ujar Dr Ross Walker, dikutip dari news.com.au.

Dr Walker menyarankan kepada pasien setiap kali mereka mendapatkan resep obat dari dokter untuk menanyakan atau mendiskusikan terkait apa saja yang dapat mereka konsumsi dan mana saja yang tidak. Karena semua makanan maupun minuman dapat berinteraksi dengan obat.

Seperti dirangkum dari Detik.com, pada Jumat (23/8/2019), di bawah ini adalah makanan dan minuman yang sebaiknya tidak Anda konsumsi setelah minum obat:

1. Susu

Hindari minum susu dan produk susu, seperti keju dan yogurt setelah atau bersamaan dengan meminum antibiotik maupun obat-obatan khusus osteoporosis. Kalsium dalam susu dapat mengganggu efek dari antibiotik.

Baca Juga: Sebenarnya Minum Obat Pakai Teh Itu Boleh atau Tidak

Kalsium juga dapat mengganggu tubuh menyerap obat lantaran mengikat obat yang Anda konsumsi di usus. Selain antibiotik dan obat-obatan untuk osteoporosis, susu maupun produk susu lainnya juga tidak disarankan diminum dengan obat seperti tetracycline, ciprofloxacin, atau alendronate.

2. Pisang

Nah, ini untuk Anda yang kerap ‘minum’ obat menggunakan pisang yang dikunyah. Ternyata kandungan potasium dalam pisang bisa mengganggu apabila Anda mengonsumsi obat untuk mengatur tekanan darah, loh.

Alasannya karena, kadar potasium yang tinggi di dalam pisang dapat menyebabkan detak jantung menjadi tidak beraturan dan berdebar-debar. Tak hanya berdampak pada obat bagi penyakit jantung dan tekanan darah, pisang sangat tak disarankan dikonsumsi saat minum obat untuk ginjal.

3. Sayuran Berdaun Hijau

Kerap dijadikan primadona bagi mereka yang ingin mengikuti gaya hidup sehat, namun ternyata sayuran berdaun hijau tidak boleh dikonsumsi pasien yang meminum obat pengencer darah (antikoagulan). Dan untuk menangani detak jantung yang tak beraturan.

Antikoagulan biasanya dikonsumsi untuk mencegah pembentukan gumpalan darah pada pembuluh darah. Sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan kale, mengandung kadar Vitamin K1 yang tinggi, yang dapat menggagalkan tujuan obat antikoagulan itu.

4. Kopi

Selanjutnya, untuk pengidap asma, hindari kopi karena efek samping yang dapat dirasakan tubuh ketika Anda mengonsumsinya setelah minum obat. Resiko minum kopi setelah obat adalah jantung berdebar, rasa gugup dan mudah senang, dapat memicu kambuhnya asma hingga menghalangi kerja obat.

Menurut sebuah studi di Amerika Serikat, bagi mereka yang dalam usaha memiliki anak sangat dianjurkan untuk menghindari mengonsumsi minuman berkafein satu ini. Pasalnya, kopi dapat memicu keguguran.

5. Alkohol

Sudah bukan rahasia lagi jika mengonsumsi obat bersamaan dengan alkohol dapat memberikan risiko yang membahayakan. Hal tersebut karena alkohol sangat berpengaruh pada organ terbesar di dalam tubuh kita, hati.

Segala yang kita konsumsi akan melewati hati, sementara alkohol dapat mengacaukan cara kerja tubuh Anda. Ada bahaya besar jika Anda mencampur obat dengan alkohol, di mana kadarnya bisa meningkat di dalam aliran darah. Percampuran dua hal ini tak jarang bisa berujung pada kematian!