Ketum PAN Ungkap Sikap Prabowo Usai Gugatan di Tolak MK


SURATKABAR.ID Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyatakan jika koalisi Indonesia Adil dan Makmur telah berakhir seiring selesainya sidang gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK). Zulkifli mengklaim jika hal pernyataan mengenai berakhirnya koalisi disampaikan oleh Prabowo Subianto kepadanya.

“Saya tadi lama di tempat Pak Prabowo dari setengah dua sampai setengah lima (sore). Pak Prabowo tadi menyampaikan ke saya dengan berakhir putusan MK maka koalisi sudah berakhir,” ujar Zulkifli di Masjid Al Munawaroh, Sentul Selatan, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Jumat (28/6/2019).

Zulkifli mengatakan jika Prabowo memberikan kebebasan kepada partai pendukungnya di Pilpres untuk mengambil langkah sendiri. Oleh sebab itu, menurut Zulkifli, PAN bakal melakukan rapat internal guna membicarakan sikap politik selepas ditolaknya gugatan di MK.

“Silakan partai-partai mengambil inisiatif sendiri,” kata Zulhas menirukan Prabowo.

Seperti diketahui, MK menolak seluruh permohonan gugatan hasil Pilpres 2019 yang diajukan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dengan putusan ini, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tetap memenangi Pilpres 2019.

“Mengadili, menyatakan, dalam eksepsi menolak eksepsi termohon dan pihak terkait untuk seluruhnya. Dalam pokok permohonan: menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya,” ujar Ketua MK Anwar Usman membacakan amar putusan dalam sidang gugatan hasil pilpres di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumya5 Kejahatan Paling Bengis yang Dilakukan Oleh Anak-Anak
Berita berikutnyaMenang di MK, Yusril Sebut Pilpres Tak Terbukti Curang