Waduh! Pemuda Ini Dicoret dari KK dan Diumumkan di Surat Kabar


SURATKABAR.ID – Sebagaimana setiap hubungan darah dan keluarga, setiap anak tentunya perlu mengikuti bimbingan dan aturan orangtua demi kebaikannya. Sudah merupakan hakikatnya setiap anggota keluarga menjaga nama baik mereka. Jangan sampai seorang anggotanya melakukan hal yang merugikan keluarga besar. Karena jika sampai terjadi, tentu akibatnya bisa fatal. Bahkan tak menutup kemungkinan pula pemutusan hubungan keluarga terjadi karenanya.

Melansir laporan Liputan6.com, Minggu (26/05/2019), meski mungkin hal ini terdengar berlebihan, namun nyatanya pemutusan hubungan keluarga ini dialami oleh seorang pemuda berinisial M. Namanya dicoret dari Kartu Keluarga (KK). Dan bahkan, hal ini diumumkan di surat kabar setempat. Tak ayal, pengumuman menghebohkan ini pun mencuri perhatian publik.

Kabar dicoretnya nama M yang berusia 22 tahun dari KK itu pertama kali diketahui lewat unggahan akun Twitter @DindaEstu yang memposting pernyataan pemutusan hubungan keluarga tersebut.

“Coret KK bukanlah hoax teman-teman, it’s real,” tulis Dinda pada unggahannya.

Berdasarkan foto yang diunggah Dinda itu, terlihat sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa pasangan suami istri yang bernama Gunawan Wibiksana dan Lina Limandar memutuskan hubungan dengan anaknya yang beberapa tahun belakangan tinggal di Yogyakarta.

Baca juga: Muncul di Facebook, Iklan Rumah Muzdalifah Dijual Rp 30 Miliar Mencuri Perhatian

Hebohkan Netizen

Pernyataan yang dibuat pada 20 Mei 2019 lalu itu menuliskan jika orangtua pemuda tersebut mengatakan mereka tidak lagi ada hubungan keluarga. Mereka juga menyatakan enggan bertanggung jawab atas akibat dari perbuatan sang anak.

Mengutip WartaKota.TribunNews.com, pemberitaan itu menyatakan M sudah tiga tahun lalu berada di Yogyakarta dan sekitarnya. Bahkan, pernyataan itu tampak serius dilakukan oleh orang tua karena adanya penegasan di akhir pernyataan.

“Demikian pemberitahuan ini kami buat dengan sungguh-sungguh, untuk menjadi maklum bagi keluarga, handai tolan, dan masyarakat yang berhubungan dengan yang bersangkutan,” tulis Gunawan Wibiksana dan istrinya, Lina Limandar.

Pernyataan itu tampaknya dibuat di Batam sejak 20 Mei 2019 silam.

Seperti diketahui, dalam kultur keseharian bermasyarakat, ancaman nama akan dicoret dari Kartu Keluarga (KK) biasanya hanya berupa gertakan yang dilakukan orangtua kepada anak karena suatu alasan tertentu.

Namun karena kasus ini bukan hanya gertakan semata melainkan fakta nyata, maka tak heran jika hal ini sontak mencuri perhatian masyarakat. Tak sedikit dari mereka yang penasaran apa mengenai penyebab mengapa hal itu bisa terjadi.

“Apa salah itu anak ya, hingga sebegitunya?” tanya akun @le***ku.

“Bersyukurnya aku kalau mama marah gapernah ngancem ngapus dari kk,” kata @woo***orlaxx.

Sementara itu akun @canadi***shawty menulis, “Untung w cuman diusir doang kagak sampe di coret kk wkwkwk.”

@rika***sjuk: “Masalah nya gk jelas, sampai segitu nya. Kalau udah gitu, di bagi kan pulak ke sosial media. Itu kan privasi, supaya apa coba.”

View this post on Instagram

Coret kk nyata adanya 😭😭 From: Twitter/dindaestu

A post shared by WAR AND DRAMA SOSMED (@waranddrama.sosmed) on