Ingin Meluruskan, Ratna Sarumpaet: Saya Cantik dari Lahir, Hanya Sedot Lemak


SURATKABAR.ID – Ratna Sarumpaet yang dikenal sebagai aktivis dan politisi ingin meluruskan bahwa dirinya menjalani operasi plastik bukan untuk mempercantik diri. Menurut terdakwa kasus hoax penganiayaan tersebut, dirinya merasa sudah cantik dari lahir.

“Soal mempercantik diri, saya rasa saya cantik dari lahir. Saya hanya sedot lemak dan facelift, tidak ada potong dagu atau tambah hidung,” beber ibunda dari aktris Atiqah Hasiholan tersebut di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/03/2019). Demikian seperti dikutip dari laporan Detik.com, Selasa (26/03/2019).

Ratna juga menilai bahwa dalam persidangan, pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada dokter Sidik seperti mempersalahkan. Ratna lantas menegaskan, dokter Sidik yang menanganinya itu tidak bersalah. Bahkan, Ratna menyebut dirinyalah pihak yang harus meminta maaf kepada dokter kecantikan tersebut.

“Saya hanya ingin mengatakan jangan terkesan dokter Sidik ini disalahkan. Nggak ada yang salah dari apa yang dia lakukan. Saya yang harus minta maaf dengan dokter Sidik. Beliau dokter saya sejak saya umur 65 tahun,” papar Ratna menambahkan.

Hakim ketua Joni lantas menjelaskan, tidak ada pihak yang menyalahkan Sidik dalam persidangan. Hakim, jaksa, dan pengacara hanya berusaha mencocokkan keterangan Sidik dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan di persidangan sesuai prosedur yang sebagaimana mestinya.

Baca juga: Berkaitan dengan Kasus yang Menimpa Ibunya, Anak Ratna Sarumpaet Sebut-Sebut Mahfud MD

“Tidak ada yang disalahkan, tapi perlu keterangan yang diterangkan di penyidik harus sesuai,” ungkap Joni kepada Ratna.

Dalam pemeriksaan, dokter Sidik dicecar dengan pertanyaan seputar prosedur operasi plastik yang dia lakukan terhadap Ratna. Salah satu anggota tim pengacara Ratna menanyakan kepada Sidik perihal tujuan kliennya menjalani operasi plastik.

“Sehubungan dengan keinginan terdakwa datang ke saksi untuk memperbaiki kecantikan, adakah terdakwa menyatakan tujuan selain mempercantik diri?” tanya pengacara Ratna kepada Sidik.

“Pemeriksaan, (Ratna menanyakan) ‘Ini bisa dioperasi atau tidak?'” jawab Sidik.

“Sebelum operasi plastik, ada tidak tujuan lain yang disampaikan oleh Bu Ratna?” tanya pengacara sekali lagi.

“Tidak ada. Tujuannya hanya untuk memperbaiki supaya mukanya lebih cantik,” timpal dokter Sidik menjawab pertanyaan.

Rp 90 Juta Biaya Oplas Bukan Hasil Korupsi

Selain itu, Ratna Sarumpaet mengaku merogoh uang Rp 90 juta untuk operasi plastik wajah di RS Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat itu dari koceknya sendiri. Ratna menegaskan pembayaran dilakukan dengan menggunakan duit pribadi.

“Iya, iya lah. Itu uang saya, uang saya bukan hasil korupsi. Emang korupsi dari mana gue?” ujar Ratna Sarumpaet saat jeda sidang lanjutan di PN Jakarta Selatan (Jaksel), Jl Ampera Raya, Selasa (26/3/2019).

Saat ditanya ulang mengenai sumber duit untuk membayar operasi plastik wajah, Ratna menegaskan uang itu berasal dari kas miliknya sendiri.

“Emang kamu pikir saya miskin miskin amat,” tandasnya.

Ratna Sarumpaet didakwa lantaran membuat keonaran dengan menyebarkan hoax. Ia sempat mengaku dirinya dianiaya oleh orang tak dikenal di Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September 2018 lalu. Namun kemudian ia mengeluarkan pernyataan  soal wajah lebamnya yang ternyata diakibatkan oleh operasi sedot lemak di sebuah rumah sakit bedah.