Tanggapi Cuitan Sujiwo Tejo, Begini Beda Respons Kubu Jokowi dan Prabowo


SURATKABAR.ID – Sujiwo Tejo mengajak seluruh pihak untuk menyongsong Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dengan penuh kegembiraan. Hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter miliknya, Jack Separo Gedeng, @sudjiwotedjo, Senin (24/12), sembari mencolek Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Pagi, Pak Jokowi & Pak Prabowo 22nya menyenangkan bagiku. Aku senang gaya Pak Jokowi ketawa. Dadanya mingkup2 dan tangannya menggantung santai. Pak Prabowo mau joged dangdut sampai Raden Gatutkoco, tetap basicnya gaya silat. Aku pun senang. Mari menyongsong Pilpres dgn gembira,” cuitnya.

Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, seperti dilansir dari laman JPNN.com pada Senin (31/12/2018), mengaku pihaknya menyambut positif ajakan tokoh budayawan bernama lengkap Agus Hadi Sudjiwo tersebut.

Inas bahkan menyatakan secara khusus menggubah lagu ‘Salam Satu Jempol’ sebagai sambutan atas ajakan itu. “Ajakan Sujiwo Tejo ini menarik dan harus disambut juga dengan gembira. Dan kami menyambutnya dengan ‘Salam Satu Jempol’ yang penuh sukacita,” tuturnya di Jakarta, Senin (31/12).

Menurut Inas, lagu ‘Salam Satu Jempol’ ciptaannya sudah diunggah ke YouTube. Di dalam klip berdurasi 1 menit 40 detik tersebut, tampak Inas tampil dengan menyanyikan langsung lagu yang berisi ajakan kepada seluruh masyarakat untuk memilih pasangan calon nomor urut 01.

Baca Juga: Prabowo: Kita Setingkat Negara Miskin di Benua Afrika

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Jokowi adalah calon yang pantas menduduki kursi presiden. “Jokowi merupakan satu-satunya calon pemimpin yang memiliki rekam jejak yang jelas dan sangat pantas untuk memimpin Indonesia periode 2019-2024,” ucap Inas tegas.

Berbeda dengan kubu petahana, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memberikan balasan melalui akun Twitter miliknya, @prabowo. Dalam cuitannya, mantan Danjen Kopassus ini menyambut baik ajakan Sujiwo Tejo.

Selamat sore mas @sudjiwotedjo. Mari kita jalani pesta demokrasi dengan gembira. Membangun bangsa tidak bisa dilakukan segelintir pihak tapi perlu seluruh pihak. Yang mendapat mandate rakyat dan yang tidak mendapat mandate harus bekerjasama untuk rakyat,” demikian bunyi balasan Prabowo menjawab cuitan Sujiwo Tejo.