Miris! Pendapatannya Terancam Karena Layanan Carpool, Supir Taksi Nekat Bakar Diri Hingga Tewas


SURATKABAR.ID – Seorang pengemudi taksi Korea Selatan membakar dirinya hingga tewas pada Senin (10/12/18) sebagai bagian dari aksi protes terhadap layanan carpool komersial online.

Diwartakan Yonhap News dikutip dari kompas.com, pria berusia 57 tahun yang diidentifikasi bernama Choi itu membakar diri di depan Majelis Nasional. Dia menyiramkan bahan mudah terbakar di tubuhnya di dalam mobilnya, lalu membakar diri di depan pintu masuk Majelis Nasional sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Choi dilarikan oleh polisi dan petugas pemadam kebakaran ke rumah sakit terdekat. Namun, dia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.49. Menurut keterangan polisi, dia membakar dirinya hingga tewas untuk menentang rencana Kakao Corp untuk meluncurkan layanan carpool komersial di Korea Selatan.

Layanan tersebut akan resmi diluncurkan pada 17 Desember mendatang. Carpool merupakan istilah konsep berbagi ruang dalam kendaraan sehingga ada lebih dari satu orang dalam setiap perjalanan dengan mobil. Pada akhir November lalu, puluhan pengemudi taksi menggelar unjuk rasa.

Baca Juga: Penyanyi Hingga Pesinetron, 3 Artis Ini Pilih Jadi Sopir Taksi Online Setelah Tak Laku Lagi

Protes besar kedua dilakukan pada 18 Oktober lalu dengan 60.000 pengemudi taksi yang ambil bagian. Mereka menganggap munculnya layanan tersebut akan mengancam pekerjaan dan mata pencaharian utama. AFP mencatat, raksasa Amerika Serikat Uber bahkan eksistensinya hanya sedikit di Korea Selatan.

Pengoperasian uber di Korea ada sejak tahun 2015 lalu. Namun Jumlahnya sangat dibatasi. Kendaraan-kendaraan yang boleh dijadikan taksi Uber pun harus mendapat lisensi, tak bisa sembarangan.

Berbeda kasusnya dengan Kakao yang aplikasinya digunakan oleh 80 persen warga Korsel. Kehadiran taksi ini tentunya akan mengancam pendapatan mereka.

Sementara itu, terkait waktu operasional taksi daring di Korsel hanya diperbolehkan pada jam-jam kerja pagi dan sore hari. Untuk pagi, taksi daring di Korsel boleh beroperasi sejak pukul 5 pagi hingga 8 pagi.