PBB Disebut ‘Partai Buatan Bowo’, Yusril Tantang Prabowo Sumpah Pocong


SURATKABAR.ID – Yusril Ihza Mahendra menantang Prabowo Subianto untuk melakukan sumpah pocong karena sebelumnya, Ketua Umum Gerindra tersebut mengatakan bahwa Partai Bulan Bintang (PBB) adalah ‘Partai Buatan Bowo’.

“Kalau ada orang bilang Bapak bukan pendiri terus dia bilang pendiri, tinggal dibilang Bapak mau sumpah pocong nggak? Bukan sumpah mubahalah, sumpah pocong saja,” tutur Yusril selaku Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) kepada awak media, Sabtu (24/11/2018). Demikian seperti yang dikutip dari laporan Detik.com, Minggu (25/11/2018).

Sebelumnya, ucapan ‘Partai Buatan Bowo’ itu dilontarkan Prabowo dalam acara pembekalan relawan di Istora Senayan, Jakarta, pada Kamis (22/11/2018) lalu. Perwakilan PBB hadir dalam acara itu.

“PBB hadir? Wah, luar biasa,” kata Prabowo.

“Kalau enggak hadir ya kebangetan. Dulu katanya Partai Buatan Bowo,” imbuh calon presiden nomor urut 02 tersebut berkelakar.

Baca juga: Pernyataannya di ILC Sering Dipotong untuk Kampanye, Mahfud MD Peringatkan Begini

Candaan itu lalu ditanggapi Yusril. Menurutnya, hal itu bukan masalah—setidaknya pada awalnya. Bahkan ia berharap Prabowo juga bisa ikut membesarkan PBB.

“Pak Prabowo bilang PBB, ‘Partai Buatan Bowo’. Jadi, bagus saja, banyak orang yang mengaku membentuk PBB, mudah-mudahan juga membesarkan PBB. Tenang saja. Kita tidak mau mempermasalahkan, biarkan saja,” papar Yusril usai acara Konsolidasi Partai dan Pemantapan Caleg PBB se-Jatim di Asrama Haji Surabaya, Sabtu (24/11/2018).

Akan tetapi, Yusril kemudian menantang Prabowo untuk bersumpah pocong jika ia memang benar merasa ikut mendirikan PBB.

“Kalau ada orang bilang Bapak bukan pendiri terus dia bilang pendiri, tinggal dibilang Bapak mau sumpah pocong nggak? Bukan sumpah mubahalah, sumpah pocong saja,” ungkap Yusril.

Andil Prabowo dalam PBB

Tantangan sumpah pocong itu lantas dijawab Gerindra. Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade dengan tegas menyebutkan bahwa pernyataan sang ketum soal ‘Partai Buatan Bowo’ hanya candaan.

“Ini kan pidato Pak Prabowo, joke beliau yang menyebutkan itu. Itu guyonan biasa,” imbuh Andre.

Kendati begitu, Andre menilai bahwa Prabowo memang punya andil dalam pembentukan PBB. Andre mengungkapkan sang ketum memiliki kedekatan sejarah dengan PBB.

“Kalau dilihat memang Pak Prabowo sejarahnya dekat dengan PBB. Mungkin tidak terlibat langsung dalam pembentukan PBB, tapi semua orang tahu bahwa Pak Prabowo punya andil dalam pembentukan PBB,” tutupnya.

Sejarah PBB

PBB didirikan pada 17 Juli 1998. Di awal terbentuknya, Yusril yang merupakan tokoh reformasi memimpin PBB. Ia didampingi MS Kaban sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Walau sempat ada pergantian kepemimpinan, Yusril kembali terpilih sebagai Ketua Umum PBB pada 2015. Ia terpilih secara aklamasi di Muktamar IV PBB.

Pendirian PBB didukung ormas-ormas Islam tingkat nasional. Di antaranya Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Badan Koordinasi dan Silaturahmi Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI), Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), dan Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI).

Melansir situs resmi PBB (partaibulanbintang.or.id), ada 38 nama yang tercatat sebagai pendiri PBB. Catatan itu berdasarkan kutipan akta notaris tanggal 5 November 1998 di hadapan Notaris Anasrul Jambi.

Namun, tak ada nama Prabowo dalam daftar terkait. Beberapa nama yang ada di dalam daftar 38 pendiri PBB itu ialah Yusril, Eggi Sudjana, KH Rusyad Nurdin, KH AQ Djaelani, serta KH Tb Hasan Basri.