Diselimuti 3 Kontroversi, Meghan Pakai Aksesoris Putri Diana Saat Umumkan Kehamilannya


SURATKABAR.ID – Kabar bahagia datang dari Kerajaan Inggris, Pangeran Harry yang menikahi mantan aktris Rachel Meghan Markle sedang menanti kelahiran anak pertama mereka. Saat pertama kali mengumumkan kehamilannya pada hari Senin (15/10/2018), Meghan Markle memberi penghormatan kepada Putri Diana. Pengumuman itu mereka lakukan setiba di Sydney, yang merupakan bagian dari tur kerajaan pertamanya Meghan bersama sang suami.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (16/10/2018), pada momen itu, Meghan memakai gaun tanpa lengan warna putih karya perancang Karen Gee asal Australia. Ia memadukan penampilannya dengan anting kupu-kupu yang pernah dipakai Putri Diana. Putri Diana memakai anting itu saat perjalanan ke Kanada pada tanggal 3 Mei 1986, tepatnya setahun usai dia melahirkan Pangeran Harry.

Tak hanya itu, Meghan juga memakai gelang emas yang pernah dipakai Putri Diana saat mengunjungi rumah penampungan orang tua, Guinness Trust Home, London, tahun 1990.

Ini bukan kali pertama bagi Meghan memakai busana untuk menghormati mendiang Putri Diana. Saat resepsi pernikahannya tanggal 19 Mei 2018 lalu, Meghan mengenakan cincin aquamarine milik Putri Diana di tangan kanannya, yang dipasangkan dengan gaun malam berbahan sutra dari Stella McCartney.

Tahun 1997, Putri Diana pernah memakai cincin zamrud itu saat acara lelang pakaiannya di rumah lelang Christie. Permata itu merupakan bagian dari gelang aquamarine, yang juga memiliki fitur lima untaian mutiara.

Baca juga: Prihatin, Ratu Inggris Sumbang Uang Pribadi Rp 59,7 M Untuk Korban Gempa Sulteng

Tahun 1996, Mendiang istri Pangeran Charles tersebut mengenakan satu set perhiasan itu untuk gala makan malam di Australia. Setibanya di Sydney, Meghan dan Harry menghadiri acara penyambutan Admiralty House. Mereka mendapat hadiah pertama atas kehamilan anak pertamanya dari Gubernur Jenderal Peter Cosgrove dan istrinya, Lady Lynne Cosgrove.

Pangeran Harry dan istrinya mendapatkan hadiah berupa boneka kangguru dan sepatu boot bulu domba.

Diselimuti 3 Kontroversi

Kendati kabar bahagia kehamilan Meghan membawa sukacita bagi banyak orang, namun ada beberapa kontroversi yang menyertainya. Mengutip laman orami.co.id:

  1. Umumkan Kehamilan Pada Keluarga Kerajaan di Pernikahan Putri Eugenie

Kabar kehamilan Meghan berhembus dengan begitu cepat, terutama mengenai Pangeran Harry dan Meghan yang mengumumkan kehamilan kepada keluarga Kerajaan Inggris di hari pernikahan Putri Eugenie Jumat (12/10/2018) lalu.

Banyak orang yang menyayangkan tindakan Pangeran Harry dan Meghan tersebut. Para netizen menilai bahwa tindakan itu sangat tidak terpuji.

Putri Eugenie yang harusnya menjadi pusat perhatian di hari pernikahannya itu justru harus menelan pil pahit karena kalah populer dengan kabar kehamilan Meghan.

Bukan hanya warganet yang angkat bicara soal ini. Ibunda Putri Eugenie, Sarah Ferguson, juga terlihat kesal dengan kabar yang membuat berita pernikahan putrinya tenggelam.

Bersamaan dengan pengumuman Istana Kensington di media sosial, Fergie juga mengunggah foto pernikahan Putri Eugenie.

Dia juga mengunggah beberapa foto lainnya seolah ingin mengingatkan publik bahwa ada royal wedding yang digelar akhir pekan lalu.

Namun menukil Harpersbazaar.com, sumber kerajaan menyebutkan bahwa Pangeran Harry dan Meghan tak membuat pengumuman kehamilan di acara pernikahan Putri Eugenie.

Sebagian besar keluarga kerajaan juga sudah mengetahui kabar itu sebelum pernikahan Putri Eugenie. Namun, kebetulan pada acara pernikahan Putri Eugenie pekan lalu, para anggota keluarga kerajaan baru berkesempatan untuk mengucapkan selamat secara langsung kepada Meghan.

  1. Istana Kensington Mengumumkan di Hari Peringatan Keguguran dan Kehilangan Bayi Internasional

Keputusan Istana Kensington untuk mengumumkan kehamilan Meghan tepat pada 15 Oktober juga sangat disayangkan oleh banyak orang. Bukan tanpa alasan, setiap tahunnya pada 15 Oktober rupanya diperingati sebagai Pregnancy and Infant Loss Remembrance Day atau Hari Peringatan Keguguran dan Kehilangan Bayi Internasional.

Ini merupakan hari untuk memperingati keguguran dan kematian bayi karena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome/ sindrom bayi mati mendadak), keguguran, dan kelahiran mati. Tentunya hal ini bertolak belakang dengan pengumuman kehamilan Meghan.

Netizen menanggapi dingin pengumuman tersebut. Beberapa ikut berkomentar bahwa pengumuman tersebut tidak tepat dilakukan pada 15 Oktober.

“Apakah mereka tidak bisa menunggu 1-2 hari untuk melakukan pengumuman,” ujar seorang warganet.

  1. Melakukan Kunjungan ke Fiji dan Tonga yang Rawan Zika

Salah satu aturan kerajaan yang harus dipatuhi Meghan saat hamil ialah mengurangi perjalanan udara. Namun alih-alih mematuhi aturan terkait, saat ini Meghan justru sedang melakukan tur ke Australia, Fiji, Tonga, dan Selandia Baru.

Tak berhenti sampai di situ. Fiji dan Tonga dikenal sebagai negara yang punya risiko tinggi virus Zika. Virus ini diketahui sangat berbahaya bagi ibu hamil. Virus Zika bisa menyebabkan bayi lahir secara tak sempurna, termasuk terkena mikrosefali, yakni gangguan neurologis dengan ukuran kepala bayi secara signifikan lebih kecil dari biasanya.

Meski demikian, Pangeran Harry dan Meghan tak akan mengubah rencana perjalanan mereka. Sebelum terbang ke Australia, pasangan ini diketahui sudah berkonsultasi dengan tim medis dan meminta saran.

Harry dan Meghan juga dipastikan telah melakukan upaya untuk meminimalisir risiko terkena virus tersebut selama berada di Fiji dan Tonga. Keduanya akan menggunakan obat nyamuk setiap saat dan mengenakan outfit berlengan panjang.