Akun Instagram @basukibtp Posting Soal Lapangan Banteng, Ternyata Ini Hubungannya dengan Ahok


SURATKABAR.ID – Akun Instagram Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), @basukibtp, memposting soal Patung Pembebasan Irian Barat yang berdiri di Lapangan Banteng.

Dalam foto yang diunggah, terlihat penampakan patung tersebut di malam hari. Selain itu, dituliskan pula sekelumit keterangan.

Ide pembuatan patung Pembebasan Irian barat di LAPANGAN BANTENG yang terbuat dari perunggu dan memiliki bobot hingga delapan ton tersebut divisualisai oleh Henk Ngantung Gubernur Jakarta periode 1964-1965,” katanya.

Selain itu, ada pula tulisan berbunyi ‘TUNGGU JAWABANNYA PADA 16 AGUSTUS 2016‘ dan hastag #KOKAHOKKEPIKIRAN.

Baca juga: Kali Item Jadi Sorotan Media Asing, Anies Santai Bilang Begini

Jika diperhatikan lebih detail, pada keterangan yang ada di foto sejumlah kata dituliskan dengan huruf besar dan diberi warna merah. Kata tersebut adalah ‘LAPANGAN BANTENG’, ’16 AGUSTUS 2018′, dan ‘AHOK‘.

Postingan yang diunggah oleh Tim Ahok tersebut tentu saja berhasil menarik keingintahuan netizen, terutama pendukung Ahok. Tak sedikit yang menuliskan komentar soal hubungan antara patung tersebut dan Ahok.

Diposting oleh @timBTP • Mari kita bernostalgia, mengenang sejarah. • Tahukah kamu bahwa ide pembuatan patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng ini berasal dari Presiden Soekarno dan kemudian divisualisasikan oleh Henk Ngantung. • Lama pembuatan patung ini adalah 1 tahun dan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 1963. • Patung ini dibuat dari bahan perunggu dan dilaksanakan oleh Tim Pematung Keluarga Area Yogyakarta di bawah pimpinan Edhi Sunarso. • Tentunya peninggalan sejarah berharga ini harus kita jaga dan lestarikan. • #KOKAHOKKEPIKIRAN terus Lapangan Banteng? Tunggu jawabannya pada 16 Agustus 2018!

A post shared by Ahok BasukiTPurnama (@basukibtp) on

Rencana renovasi

Patut diketahui, pada masa pemerintahan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ide untuk merenovasi Lapangan Banteng muncul.

Dikutip dari kumparan.com, Senin (7/5/2018) lalu, Ahok mencuitkan soal rencana renovasi tersebut pada Kamis (27/10/2016) silam, di media sosial Twitter.

Dalam cuitannya itu, Ahok mengatakan ingin merenovasi Lapangan Banteng agar bertaraf internasional. Selain itu, ia juga mengunggah video berdurasi 1 menit 55 detik yang menampilkan visualisasi 3 dimensi peningkatan fasilitas di lapangan tersebut.

Agustus 2017 sudah bisa terlihat Lapangan banteng dengan fasilitas bertaraf internasional untuk kegiatan warga Jakarta,” tulisnya kala itu.

Rencana Ahok ini sebenarnya muncul karena tempat yang memiliki nilai sejarah tersebut tak terlalu terlihat oleh warga Jakarta.

Kamu tau nggak itu patung apa di Lapangan Banteng? Itu adalah monumen pembebasan Irian Barat. Banyak orang nggak tahu angkatan sekarang. Dulu kita pernah perang hebat melawan barat dengan sekutunya. Nah itu kita mau desain ulang Lapangan Bantengnya,” ujar Ahok, Sabtu (28/8/2017) lalu.

Ahok yang pertama

Usaha untuk memperbaiki Lapangan Banteng oleh Pemprov DKI Jakarta pada masa kepemimpinan Ahok, bisa dibilang sebagai upaya pertama.

Sebelumnya, Pemprov lebih banyak melakukan perawatan berkala, daripada melakukan revitalisasi.

Dulunya, di masa pemerintahan Gubernur Ali Sadikin Lapangan Banteng merupakan terminal bus kota. Hal ini tercantum dalam buku berjudul Robin Hood Betawi karya Alwi Shihab.

Hingga kemudian, pada 1982 Pemda DKI mengosongkan Lapangan Banteng dan menjadikannya taman umum. Terminal bus dengan asap knalpot yang membumbung tinggi, dianggap kurang pas bersanding dengan perkantoran pemerintahan, hotel, dan tempat ibadah di sekitarnya.

Kini, Lapangan Banteng terlihat indah dengan Patung Pembebasan Irian Barat. Bukan hanya sebagai tempat bersantai bagi warga Jakarta, tempat ini juga memiliki sebuah kisah sejarah.