Dianggap Hina Indonesia, Video Wawancara Pengungsi Rohingya Ini Bikin Kesal Netizen


SURATKABAR.ID – Konflik berkelanjutan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar memang sanggup menumbuhkan rasa simpati dari masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Untuk membantu meringankan penderitaan mereka, segala cara dilakukan. Mulai aksi damai hingga menggalang dana bantuan.

Dan baru-baru ini potongan video wawancara yang melibatkan salah seorang pengungsi Rohingya dengan reporter televisi swasta nasional beredar luas. Namun setelah mendengarkan apa jawaban si pengungsi tentang Indonesia, ribuan netizen pun dibuat menjadi geram.

Melalui video berdurasi 1 menit 3 detik yang berlokasi di Bireun, Aceh tersebut, pengungsi bernama Saleem mengungkapkan perasaannya setelah berhasil meninggalkan tempat tinggal mereka dan senang karena warga Indonesia membuka pintu untuk para pengungsi Rohingya, seperti diwartakan Tribunnews.com.

Namun apa yang dikatakan Saleem selanjutnya langsung membuat emosi netizen membuncah. Mereka merasa kesal lantaran ia menyayangkan kesejahteraan Indonesia terbilang kecil dengan nilai tukar rupiah yang rendah. Untuk itu ia berharap bisa pergi ke Amerika untuk kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga: Kasihan! Diduga Ditembak Polisi Myanmar, Jasad Bayi Rohingya Terdampar di Sungai

“Kami merasa senang orang-orang Indonesia bersedia menerima kami. Tapi sayang nilai tukar rupiah sangat kecil, karena itu kami berharap bisa pergi ke Amerika untuk memperbaiki level hidup kami,” ujar Saleem, seperti yang diungkapkan dalam wawancara, dilansir Tribunnews.com, Sabtu (16/9/2017).

Video yang pertama kali diunggah di YouTube pada Kamis (14/9) tersebut telah dibagikan di banyak media sosial lain dan langsung menjadi viral. Netizen mengungkapkan para pengungsi Rohingya tak punya rasa malu meski telah dibantu tetapi justru menginginkan lebih.

Ribuan komentar bernada kemarahan pun langsung meramaikan jagad maya lantaran tak sedikit netizen yang merasa kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh orang-orang Rohingya tersebut. Mereka dianggap tak memiliki rasa bersyukur.

Mungkin ini alesan Bangladesh gam au nampung mrk? (sad emoticon),” tulis @ZheeOmega dalam kolom komentar.

Bantuan yang sudah dikirim cukuplah. Selanjutnya STOP. Mereka orang2 yg tidak bersyukur dan tidak menghargai bantuan. Buat apa di-bela2in,” tukas @FatimAurelia.

Sementara itu @Rang_Hoki menuliskan: “Mmg benar sik nilai tukar rupiah lebih kecil harganya drpd nilai uang Myanmar. 1 kyat = 10 rupiah. Makanya jangan sok bantu2 yang lbh kaya!”

“Go head to amrik saleem! Pemerintah&rakyat Indonesia sdh berusaha membantu rohingya, tp km tdk bersyukur. Km sdh ngelunjak,” ujar @niaratmadja ketus.

Salim (pengungsi rohingya) : Indonesia money is small alias miskin…sambil nyengir 😀 So we are go to america.OMG! sdh dibantu masih songong aje nih salim. kepriben iki…?? Anehnya ada orang yg minta pengungsi rohingya dinaturalisasi jadi WNI. Hellooow?? Masih banyak saudara sebangsa di sekitar kita yg membutuhkan pertolongan.

Stefanus Robby Cahyadi G 发布于 2017年9月13日