Soal Dugaan Logo Palu Arit di Rupiah Baru, Habieb Rizieq Segera Laporkan Pihak -Pihak Ini ke Polisi


habib-rizieq-730x355


SURATKABAR.ID Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, atau yang dikenal dengan Habib Rizieq berencana  melaporkan Gubernur Bank Indonesia, Menteri Keuangan dan Perusahaan Umum Percetakan Uang Repulik Indonesia (Peruri) terkait logo mirip palu arit di uang kertas cetakan terbaru.

Dilansir dari CNN Indonesia, Rizieq beranggapan, mereka inilah harus bertanggung jawab atas munculnya logo mirip lambang Partai Komunis Indonesia di uang kertas terbaru Indonesia.

“Kami sudah bentuk tim advokat dan tim pelapor, kami akan laporkan ke Mabes Polri Gubernur BI, Menteri Keuangan, juga Peruri sebagai pencetak dan desain. Mereka tanda tangan (uang) artinya tanggung jawab,” kata Rizieq di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (11/01/2016).

Rizieq mengatakan, logo mirip palu arit itu sebelumnya hanya ada di uang kertas Rp100 ribu cetakan lama. Logo yang dianggap aneh ini yang mendorondnya melapor ke  institusi Polri.

Keberadaan logo itu juga diprotes oleh masyarakat di Palembang, Sumatera Selatan, dengan mendatangi langsung kantor BI di sana. “Mereka janji akan diteliti dan tak akan terulang,” katanya.

Namun belakangan, setelah uang cetakan baru diterbitkan, ternyata tidak ada perubahan. Semua pecahan uang kertas malah terdapat logo yang diprotes itu.

Merasa ada yang salah, ia lantas melayangkan protes ke polisi. Namun belakangan Habib Rizieq sendiri yang dilaporkan ke kepolisian dengan tuduhan penghasutan.

Rizieq menilai, seharusnya protes dijawab secara ilmiah oleh instansi yang berwenang. Bukan dengan ditanggapi dengan laporan  resmi di kepolisian.

Jika BI menyatakan logo yang dinilai mirip palu arit itu adalah salah satu bagian dari teknologi pengamanan, Rizieq mempertanyakan mengapa dicetak di logo BI sehingga membentuk pola mirip lambang PKI.

Rizieq mengatakan, dalam beberapa tahun terahir, isu kebangkitan komunis patut diwaspadai. Ia mengklaim punya 30 indikasi yang sudah disampaikannya dalam sebuah simposium yang diadakan Gerakan Bela Negara.

“Indikasi ini bukan muncul karena kami umat Islam paranoid, tapi muncul dari kesadaran kami dalam berbangsa dan bernegara, ini bahaya” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang ditemui Rizieq di Gedung DPR berjanji akan meneruskan apa yang jadi keberatan tersebut ke BI.

Politikus Partai Gerindra ini menilai aneh logo mirip palu arit itu muncul di uang kertas. Seharusnya BI, kata Fadli, bisa lebih berhati-hati dalam mendesain uang agar tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda.

Komentar

komentar


Terbaru

Tifatul Doakan Jokowi Makin Gemuk, PKB Gempar. Kenapa?

SURATKABAR.ID - Politikus PKS Tifatul Sembiring menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin kurus. Untuk itu, Tifatul berdoa agar Jokowi digemukkan. Namun, bukannya mengamini doa Tifatul,...

Tampil Beda dengan Baju Adat Bugis Makassar, Begini Isi Pidato Presiden Jokowi di Sidang...

SURATKABAR.ID – Dalam sidang tahunan MPR 2017 yang baru saja digelar, tampak ada yang berbeda pada penampilan Presiden RI Ir. Joko Widodo. Jika pada...

Ini Sebabnya PKS Minta Pembangunan Gedung DPR Ditunda

SURATKABAR.ID – Sohibul Iman yang merupakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap pembangunan Gedung DPR bukan merupakan prioritas. Ia memahami adanya kebutuhan anggota DPR...

SBY Berharap Jokowi, Dan Presiden RI Selanjutnya Bisa Sesukses Dirinya

SURATKABAR.ID - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Presiden keenam Republik Indonesia, menyatakan setiap pemimpin negara, seperti juga presiden di Indonesia, khususya, haruslah bisa memberikan pengaruh...

Saat Menpora ‘Goda’ Najwa Shihab di Tengah Santernya Isu Reshuffle

SURATKABAR.ID – Imam Nahrowi, Menteri Pemuda dan Olah Raga sempat melontarkan candaan bernuansa politik terhadap Najwa Shihab. Candaan Menpora tersebut seorang menggoda Najwa Shihab...

Susi Pudjiastuti: Sudah Kami Viralkan, PT Pelni Malu dan Sudah Minta Maaf

SURATKABAR.ID – Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia menyebutkan jika pihaknya sudah tidak perlu lagi menegur PT Pelni atas tindakan salah satu petugasnya...

Tolak Full Day School, KH. Hasyim Asyari dan KH. Ahmad Dahlan Dibesarkan oleh Madrasah

SURATKABAR.ID – Selasa (15/8/2017) para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sleman yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Madrasah (KMPM) melakukan aksi demo untuk menolak kebijakan...