Ngeri! Muntah dan Buka Paksa Pintu Pesawat, Seorang Pria Nyaris Berakhir Mengenaskan Terhisap Mesin


SURATKABAR.ID – Ada banyak sebab penerbangan terpaksa harus dihentikan. Mulai dari faktor cuaca yang tidak memungkinkan untuk terbang, hingga sikap penumpang yang dianggap dapat membahayakan  penumpang lain apabila pesawat tetap diberangkatkan.

Dilansir dari laman Tribunnews.com Rabu (7/11/2018), penerbangan FRONTIER Airlines terpaksa terhenti lantaran tindakan berbahaya dari salah seorang penumpang. Ia disebutkan berupaya membuka paksa pintu kabin ketika pesawat tengah melakukan persiapan sebelum lepas landas.

Insiden tersebut terjadi di dalam pesawat yang dijadwalkan terbang dari Cancun, Meksiko menuju St. Louis, Missouri pada Senin (22/10) lalu. Menurut Fox News, ada seorang penumpang di dalam penerbangan tersebut yang tiba-tiba muntah.

“Kami di barisan depan, dan seorang pria di belakang kami mulai muntah,” ujar Andy Karandzieff kepada Fox News.

Dalam keadaan panik, seperti diungkapkan Karandzieff, pria tersebut bergegas beranjak dari kursi dan mulai mendobrak pintu kokpit. Melihat tindakan pria tersebut, kru dan beberapa penumpang lain langsung menahannya.

Baca Juga: Merinding! Kesaksian Driver Ojol Wanita Hingga Ramalam Gadis Indigo, Inilah Gambaran Mengerikan Tragedi Lion Air JT 610

Sempat bersedia dituntun kembali ke tempat duduknya, namun ia kemudian meninggalkan kursinya lagi. Dan kali ini, ia berhasil membuka pintu kabin yang otomatis mengeluarkan tangga darurat.

Video suasana ricuh di dalam pesawat sempat direkam penumpang lain bernama Kathleen Ingham yang kemudian mengunggahnya di media sosial. Dalam video tersebut, tampak beberapa penumpang, termasuk kru pesawat, berusaha keras menahan si pembuat ulah di sisi pintu.

Bersyukur ada penumpang yang berani yang menahan pria itu di pesawat. Jika tidak, ia pasti akan tersedot mesin,” demikian bunyi tulisan Kathleen Ingham dalam unggahannya di akun Facebook miliknya.

Dalam unggahannya, Ingham mempermasalahkan standard keamanan di pesawat tersebut. Pasalnya pintu kabin bisa dengan mudahnya terbuka. Menurutnya, hal tersebut bisa berakibat fatal apabila kejadian serupa terulang kembali.

Menurut laporan dari Sin Chew Daily, polisi tiba dan langsung melakukan pengawalan terhadap penumpang yang diketahui bernama Tommy Gray tersebut menuruni pesawat. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara penerbangan menuju Missouri tersebut akhirnya dibatalkan. Dan penumpang lain dialihkan ke penerbangan berikutnya.

Keluarga Tommy Gray buka suara menjelaskan atas apa yang sebenarnya dialami oleh Tommy. Orangtua pria tersebut mengatakan, kemungkinan putranya terlalu banyak minum sebelum penerbangan. Ia juga disebutkan mengalami luka di kepala lantaran diserang seseorang di hotel semalam sebelumnya.