Menapaki Perjalanan Cinta Putri Diana dan Dodi Al-Fayed yang Berakhir Maut


SURATKABAR.ID – Setelah publik turut berbahagia menyambut royal wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle di Kapel St.George pada Sabtu (19/05/2018) lalu, pemberitaan mengenai misteri kematian Putri Diana kembali menjadi sorotan. Meski kecelakaan yang merenggut nyawa Lady Di dan kekasihnya itu telah dinyatakan merupakan kecelakaan tunggal, namun hingga kini sebagian pihak masih tidak menyetujuinya.

Disebutkan, terjadinya kecelakaan tunggal itu disebabkan oleh sang supir yang saat itu berkendara di bawah pengaruh alkohol. Namun, seperti dilansir dari laporan Bangka.TribunNews.com, Minggu (24/06/2018), Mohamed Al-Fayed—mantan bos Harrods sekaligus ayah dari Dodi—mengklaim bahwa insiden yang merenggut nyawa putranya dan Putri Diana itu merupakan tindak pembunuhan terencana.

Jika berbicara mengenai Dodi Al-Fayed dan Diana, kisah cinta mereka tentunya kerap dibandingkan dengan perjalanan asmara Pangeran Charles dan Camilla. Namun, bagaimana sebenarnya sang putri bisa bertemu dengan Dodi sehingga keduanya saling jatuh hati? Begini kisahnya.

Pertama Bertemu

Putri Diana kali pertama bertemu dengan Dodi pada 1987, namun keduanya hanya sebatas mengenal biasa saja, seperti yang dikutip dalam Express.co.uk. Saat itu, William berusia lima tahun sedangkan si bungsu Harry baru berumur tiga tahun. Diana melakukan perjalanan ke Turnbull dan Asser untuk mendesain baju mewah, membeli kaos Charles, serta piyama anak-anaknya.

“Di sana Diana bertemu Dodi. Mereka menjadi baik dan saling bertemu lagi pada pemutaran perdana sebuah film, tetapi tidak pernah ada perselingkuhan,” beber seorang relasi kepada wartawan The Sun.

Baca juga: Benarkah Meghan Markle Tengah Mengandung Anak Kembar?

Bahkan, usai perceraiannya yang menyakitkan dengan Charles pada 1996, Diana masih memilih untuk melajang selama beberapa waktu.

Pertunangan yang Tak Pernah Terwujud

Pada 1997, Diana berlibur ke Prancis Selatan bersama William dan Harry. Ternyata, di sanalah Diana mulai mengatur pertemuannya dengan Dodi. Kisah cinta kedua insan itu pun terjadi dengan cepat. Bahkan, Diana dan Dodi sama-sama memilih memutuskan pasangan mereka saat itu agar dapat bersama.

Dodi Al-Fayed yang kaya raya telah mengundang Diana untuk menghabiskan waktu di kapal pesiar mewahnya pada 30 Agustus 1997. Rencananya, Dodi akan melamar sang Putri di malam hari setelah sebelumnya ia berhasil memilih cincin yang tepat.

Dodi dan Diana memilih untuk tinggal di Hotel RITZ sebelum akhirnya berujung pada insiden kecelakaan maut pada 31 Agustus 1997.

Malang, lamaran Dodi kepada Putri Diana tidak pernah terjadi, kisah cinta keduanya kandas seusai kecelakaan yang merenggut nyawa keduanya.

Sementara itu, melansir laporan firenewsfeed.com, rupanya Putri Diana pernah bertanya kepada seorang pendeta, apakah dia bisa menikahi Dodi Al-Fayed di halaman gereja dari Istana Kensington. Pendeta Frank Gelli mengungkapkan hal ini, bahwa tak lama sebelum kematiannya, Diana pernah dengan bersemangat bertanya kepadanya apakah Frank Gelli bersedia melangsungkan upacara baginya dan Dodi.

Sang Playboy Miliarder

Mengutip laporan Grid.ID, Diana saat itu berada di dalam Mercedes S280 hitam bersama kekasihnya, Dodi Al-Fayed, Henri Paul—supir yang mengemudikan mobil tersebut, dan bodyguard bernama Trevor Rees-Jones.

Sang bodyguard yang duduk di depan di sebelah supir diketahui selamat, tapi tidak demikian dengan tiga orang lainnya. Dodi dan Henri tewas di tempat, sementara Lady Diana masih sempat dibawa ke rumah sakit meskipun akhirnya nyawanya tak tertolong.

Sosok Dodi Al-Fayed sempat membuat pihak Kerajaan Inggris penasaran. Pria kelahiran Alexandria, Mesir pada tahun 1955 ini memang kaya raya. Ayahnya, Mohamed Al-Fayed, merupakan pebisnis sukses retail Harrods yang menjadi salah satu ikon Kota London. Seakan itu belum cukup, Mohamed Al-Fayed juga merupakan pemilik klub sepak bola Fulham dan Hotel Ritz Paris.

Ibunya, Samira Khashoggi adalah saudara dari Adnan Khashoggi yang merupakan miliarder terkenal dari Arab Saudi. Ayah Samira Khashoggi adalah dokter pribadi Raja Arab Saudi pada waktu itu, Raja Abdul Aziz.

Mengutip reportase The Sun (03/03/2018), Dodi bersekolah di sekolah-sekolah elit seperti Le Rosey di Swiss dan akademi militer Sandhurst. Pada umur 15 tahun, Dodi pindah ke London dan menjadi salah satu ‘anak gaul kelab malam’. Dodi juga pernah menjadi bagian dari militer angkatan udara Arab, United Arab Emirates.

Tak lama kemudian ia alih profesi di industri perfilman sebagai produser. Bukan tanpa alasan Dodi Al Fayed disebut sebagai playboy. Dodi diberitakan pernah punya hubungan istimewa dengan beberapa wanita cantik. Di antaranya merupakan deretan nama yang sudah taka sing lagi bagi publik, yakni aktris Julia Roberts, Brooke Shields, si cantik ikon remaja 90-an Winona Ryder dan Nancy Sinatra.

Menduda, Bertunangan Hingga Menjadi Kekasih Princess Di

Dodi juga merupakan seorang duda, ia pernah menikah dengan model bernama Suzanne Gregard pada 1986 namun bercerai 8 bulan kemudian.

Pada tahun 1997, Dodi bertunangan dengan model asal Amerika Serikat bernama Kelly Fisher dan membeli rumah untuk tinggal bersama di Malibu, dengan uang ayahnya.

Fisher kemudian menuntut sebesar 500.000 Dolar Amerika Serikat kepada Dodi karena meninggalkannya lebih memilih beralih memacari Lady Diana. Fisher saat itu mengklaim betapa ia telah mengorbankan karir modellingnya demi untuk bersama Dodi. Belakangan, tuntutan ini kemudian dicabut setelah Sang Petualang Cinta meninggal dalam kecelakaan tragis tersebut.

Hubungan antara Lady Diana dan Dodi Al-Fayed selalu menarik perhatian publik. Namun, sekretaris pribadi Lady Diana mengungkapkan bahwa Diana sebenarnya tidak mencintai Dodi dan hubungan mereka hanya sebatas teman.

Keduanya memang pertama kali bertemu pada pertandingan polo tahun 1986 di Windsor, saat itu Diana masih berstatus istri Pangeran Charles.

Kemudian pada musim panas 1997, ayah Dodi, Mohamed Al Fayed, mengundang Diana, serta kedua putranya, Pangeran William dan Harry, untuk berlibur menggunakan kapal pesiar miliknya di Prancis Selatan. Momen liburan Lady Diana, Pangeran William, Harry, dan keluarga Mohamed Al-Fayed berhasil diabadikan oleh paparazzi.

Diana kemudian dikabarkan kembali berlibur menggunakan kapal pesiar yang sama bersama Dodi pada Agustus 1997 sendirian. Saat itulah kamera paparazzi menangkap momen keduanya berciuman di kapal, dan sukses menjadi headline di hampir seluruh surat kabar internasional.

Pasangan ini menghabiskan waktu liburan di Prancis Selatan dan Sardinia, sebelum kemudian terbang ke Paris. Kabar kedekatan mereka membuat media dan paparazzi mengejar keberadaan Diana.

Pelarian Berujung Maut

Pada malam sebelum kecelakaan terjadi, Diana sedang makan malam bersama Dodi di Hotel Ritz Paris milik Mohamad Al-Fayed. Serbuan kamera inilah yang kemudian membuat mereka kabur menggunakan mobil.

Mercedes maut yang membawa Dodi Al-Fayed serta Lady Diana (kursi belakang), Trevor Rees-Jones (depan kiri), dan Henri Paul (depan kanan berkacamata) akhirnya harus mengalami kecelakaan tragis.

Dodi Al Fayed langsung dimakamkan begitu jenazahnya tiba di Inggris. Karena menurut tradisi Islam, jenazah harus segera dimakamkan ketika sudah disucikan. Pemakamannya berlangsung rahasia dan berusaha dihindarkan dari sorotan media. Pemakaman Dodi dikabarkan berlangsung di sebuah masjid di pusat Kota London.

Pemakaman yang begitu tiba-tiba ini sempat membuat kaget keluarga Ratu Elizabeth II, sebelum mereka tahu bahwa ini adalah tuntunan agama.

Meski sudah lebih dari 20 tahun semenjak tragedi yang disorot oleh dunia ini, kisah antara Lady Diana dan Dodi Al Fayed masih menarik perhatian publik. Karena pasalnya, publik jelas ingin tahu bagaimana persisnya sang playboy miliarder ini bisa berhasil ‘memenangkan hati’ Everyone’s Princess tersebut.