Mengejutkan! Seorang Astronot Klaim Alien Pernah Invasi Bumi Membawa Satu Misi Penting


SURATKABAR.ID – Keberadaan alien masih menjadi pertanyaan besar bagi sebagian besar masyarakat. Meski tak sedikit yang menganggap makhluk luar angkasa tersebut tidak nyata, namun merujuk dari pernyataan dari badan antariksa Amerika, NASA, memecahkan pendapat tersebut.

NASA mengklaim bahwa hanya sangat sebagian kecil saja bagian dari luar angkasa yang sudah terpetakan. Sementara lebih dari 90 persen lainnya belum terpecahkan. Dengan demikian mereka meminta manusia tidak menganggap makhluk hidup hanya ada di planet bumi saja.

Dan dilansir dari laman Grid.ID, Selasa (24/4/2018), seorang mantan astronot program Apollo 14 NASA, Edgar Mitchell mengungkapkan kebenaran yang terdengar begitu mengejutkan tentang keberadaan alien dan keselamatan bumi.

Menjadi salah satu astronot yang pernah menginjakkan kaki di permukaan bulan bersama program Apollo 14, Edgar Mitchell kembali ke bumi pada 1971. Dan setelah berpuluh tahun berlalu, ia mengakui bahwa sebenarnya alien pernah mampir ke bumi dengan satu tujuan penting.

Ia menyebutkan tujuan yang diemban alien tersebut ketika menginjakkan kaki di planet hijau bumi adalah demi mencegah meletusnya perang nuklir yang terjadi antara dua negara adidaya, yakni Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Baca Juga: Mengapa Ilmuwan Tergila-gila Untuk Meneliti Alien?

Seperti yang diketahui, Amerika dan Uni Soviet memang terlibat dalam perang dingin dan sewaktu-waktu perang nuklir yang dapat sekejap mata meluluhlantakkan kehidupan umat manusia dapat meletus.

Lantas seperti apa caranya makhluk luar angkasa tersebut sanggup mencegah terjadinya perang nuklir? Apakah seperti yang digambarkan dalam film-film science fiction garapan Hollywood selama ini, melabrak tokoh berpengaruh dua negara untuk mengurungkan rencana peluncuran rudal nuklir?

Edgar Mitchell rupanya memiliki hipotesis terkait pertanyaan tersebut. Seperti yang ia ungkapkan dalam wawancara kepada Mirror Online, ia mengungkapkan alien mendatangi fasilitas militer Amerika Serikat yang terletak di White Sands Missile Range, New Mexico.

Lokasi tersebut diketahui merupakan tempat bom atom pertama kali dirancang dan diujicobakan pada 14 Juli 1945. “White Sands adalah tempat uji coba untuk senjata atom. Dan itulah yang membuat makhluk luar angkasa tertarik,” tutur Edgar Mitchell.

Mereka ingin tahu tentang kemampuan militer kita. Pengalaman saya sendiri berbicara dengan orang-orang penting memperjelas bahwa alien telah berusaha mencegah kita perang nuklir dan membantu menciptakan perdamaian di bumi,” tambahnya.

Kemudian dijelaskannya, alien menggunakan teknologi di luar batas nalar manusia untuk menonaktifkan sistem kontrol rudal nuklir saat itu. Informasi tentang rudal yang tak sekali dua kali dimatikan atau ditembak jatuh oleh UFO dari langit didapatkan dari perwira Angkatan udara yang tak disebut namanya.

Bukannya meraup dukungan dari para pencinta teori konspirasi, pernyataan tersebut justru ditentang habis-habisan oleh penulis Manual Investigasi UFO, Nigel Watson. “Bagi saya, ini hanyalah kasus lain dari fantasi dan spekulasi tentang UFO,” tandasnya.

Nigel Watson mematahkan hipotesis Edgar, astronot dengan gelar manusia keenam yang menjejakkan kaki di satelit bumi, bulan. “Ketika Anda mencoba memahami fakta-fakta itu seperti mencoba menggiring kucing yang entah berlari kemana,” pungkas Watson.