Terjawab! Sandiaga Ungkap Sosok Elite yang Disebut Prabowo


    SURATKABAR.ID  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali melemparkan pernyataan ‘panas’. Ada elite yang disebut bodoh dan bermental maling. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat mengkritik kesenjangan ekonomi di Indonesia. Menurut dia para elite rakus sehingga menyebabkan kesenjangan semakin lebar.

    “Jangan – jangan karena elite kita yang goblok atau menurut saya campuran. Sudah serakah, mental maling, hatinya beku, tidak setia pada rakyat. Mereka hanya ingin kaya,” kata Prabowo saat berpidato di Gedung Serbaguna Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3/2018).

    Sandiaga Uno mengatakan elite yang dimaksud Prabowo adalah koruptor.

    “Ya saya rasa itu sudah cukup jelas ya dan kemarin beberapa kali sudah dipertontokan oleh KPK. Jadi itu adalah bagian dari elite yang betul sudah diberikan amanah, tapi tidak bisa memegang amanah dari masyarakat,” jelas Sandiaga, di Graha Toton Baho, Jl Pekayon, Bekasi (1/4/2018), dikutip dari Detik.com.

    Sandiaga memastikan elite goblok yang bermental maling salah satunya koruptor. Oleh karena itu, ia mendukung gerakan anti korupsi.

    “Ini peringatan buat saya, terutama buat Pak Adi dan juga semua tokoh yang akan dipilih apalagi KPK menyatakan bahwa persentase dari pada elite yang dipilih dalam Pilkada selanjutnya juga tersangkut dan ini kita harus saling mengingatkan,” tambahnya.

    Baca Juga: Prabowo Sebut Elite Bermental Bodoh dan Maling, Hanura: Kalau Gentleman, Tunjuk Hidung Saja

    Menurutnya, pejabat yang terpilih tetapi korupsi merupakan orang yang mengkhianati rakyat.

    Wagub DKI ini mengatakan, salah satu faktor ekonomi Indonesia tak bertumbuh karena perilaku korupsi.

    “Kenapa ekonomi kita tidak bergerak juga? Yang dirasakan masyarakat, pembangunan belum ngena karena pemerintahan yang tidak bersih. Yang korup itu mengakibatkan pembangunan ini tidak merata dan tidak menyentuh masyarakat menengah ke bawah sehingga dirasakan lambat dan tidak membuka lapangan kerja masyarakat di tingkat menengah ke bawah,” tutup Sandiaga.