Sebut Undangan Mantu Jokowi Dijual Rp 25 Juta, Arseto Pariadji Malah Ditahan Lantaran Kasus Lain. Apa?


SURATKABAR. ID – Seorang pria sempat bikin heboh usai mengunggah video melalui Facebook beberapa waktu lalu. Dalam postingan tersebut, pria bernama Arseto Pariadji tersebut mengungkapkan bahwa undangan pernikahan putri Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang dengan Bobby dijual Rp 25 juta.

Tak hanya menyebarkan isu terkait undangan mantu Jokowi saja. Arseto bahkan mengeluarkan kata-kata umpatan dan tak pantas. Selain itu ia menyebutkan kekayaan Presiden Joko Widodo sudah semakin banyak. Video tersebut sontak menjadi viral tak hanya di Facebook, tetapi juga di berbagai media massa.

Dampak dari unggahan tak pantas itu, Arseto menuai ancaman serta teror. Dan menurut kabar terbaru, Arseto kini mendekam di tahanan Polda Metro Jaya. Penahanan pria tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, salah satunya adalah, apakah ia ditahan lantaran menyebar isu terkait undangan Jokowi?

Namun ternyata, seperti dilansir Grid.ID dari Kompas.com pada Kamis (29/3/2018), Arseto rupanya menyerahkan diri ke Kantor Ditipidsiber Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta pada Rabu (28/3) sore kemarin.

Baca Juga: Muncul Isu Undangan Mantu Jokowi Dijual Rp 25 Juta, Ini Jawaban Istana

Misteri tentang penahanan Arseto pun akhirnya terkuak. Bukan karena unggahan video berisi isu tentang penjualan undangan pernikahan Kahiyang sebesar puluhan juta rupiah, melainkan karena kasus dugaan ujaran kebencian bernada SARA (suku, agama, ras, dan antar-golongan).

Disampaikan oleh Kasubdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu, pihak kepolisian tidak melakukan penyelidikan terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Presiden Indonesia.

“Kami tidak menyidik untuk kasus tersebut (undangan anak Jokowi). Tetapi, kami menyidik dalam laporan ujaran kebencian (hatespeech) terkait SARA atas salah satu organisasi keagamaan atas postingan AS (Arseto Pariadji) di akun Facebook-nya,” jelas Roberto Pasaribu, dikutip dari laman Grid.ID.

Arseto ditahan sesuai dengan laporan yang masuk ke pihak kepolisian pada tanggal 26 Maret 2018 lalu, atas kasus dugaan hatespeech bernada SARA yang disebutkan sebelumnya. Dan bukan itu saja. Jokowi Mania Nusantara juga melaporkan Arseto Pariadji atas kasus tuduhan pencemaran mana baik serta fitnah.