Sekjen PSI Berkicau Soal Fadli Zon, Gerindra Lapor Polisi


SURATKABAR.ID –Terusik oleh kicauan Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni soal Fadli Zon di Twitter, Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya Dewan Pengurus Pusat Partai Gerindra melaporkannya ke polisi. Selain Raja Juli Antoni, pihak lembaga hukum Gerindra juga melaporkan sejumlah akun Twitter lainnya seperti Faizal Assegaf. Ada pun yang menjadi penyebabnya adalah karena Fadli Zon disebut sebagai penyebar hoax.

“Kami melaporkan Raja Antoni karena menyebut Fadli Zon sebagai penyebar hoax setiap hari,” ungkap Hanfi Fajri selaku ketua tim Lembaga Advokasi Hukum DPP Gerindra, di Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI, Jakarta Pusat, Jumat (09/03/2018), seperti dilansir dari laporan dalam reportase Tempo.co.

Tak hanya Raja Juli Antoni dan Faizal Assegaf saja, mereka juga melaporkan sejumlah akun Facebook dan situs online. Menurut Hanfi, para terlapor itu menyebarkan berita yang tidak berlandaskan data dan fakta.

Contohnya yakni akun Raja Juli Antoni dalam cuitannya “Ralat: yang benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax menimal 3 kali sehari, kayak minum obat.”

Hanfi melanjutkan, tindakan terlapor ini menimbulkan fitnah, selain pencemaran nama baik seperti yang diatur dalam Undang-Undang Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

“Kami tim advokasi tidak berkenan, dan melaporkannya,” tandas Hanfi.

Dalam Laporan dengan Nomor TBL/254/III/2018/Bareskrim, Hanfi melampirkan sejumlah barang bukti berupa screenshot unggahan terlapor.

Sementara itu, menurut penuturan anggota advokasi DPP Partai Gerindra Said Bakhri, laporan ini merupakan inisiatif dari divisi advokasi. Namun mereka sudah mendapatkan izin dari Fadli Zon melalui surat kuasa.

Kepada pihak kepolisian, Said meminta agar aparat bersikap tegas terhadap seluruh penyebaran berita hoax termasuk dengan laporannya.

“Kami selaku rakyat berhak mendapatkan perlakuan hukum yang sama,” tukasnya.

Sekjen PSI Siap Hadapi Laporan Fadli Zon ke Polisi

Saat dihubungi tim reporter, Raja Juli Antoni masih belum bisa memberi keterangan lengkap.

“Saya masih diskusi,” ujar Sekjen PSI ini melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, Faizal Assegaf menyatakan siap jika Bareskrim memanggilnya sehubungan dengan aduan berkenaan anggapan mendiskreditkan Fadli Zon.

Lebih lanjut, Raja Juli Antoni menyatakan siap menghadapi proses hukum menyoal pelaporan dirinya terkait dugaan pencemaran nama baik Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

“Sebagai anak muda tentu saya harus taat hukum,” kata Antoni, Jumat (08/03/2018).‎

Tiga dugaan yang ditudingkan kepada pihak Antoni, Assegaf, serta sejumlah akun media sosial adalah pencemaran nama baik, berita bohong dan fitnah.‎

Raja Juli Antoni juga membantah telah me-mention Fadli Zon pada unggahan Twitter-nya awal Maret lalu.

“Ralat: yang benar bkn buat hoax tiap hari. Tapi buat hoax menimal 3 kali sehari, kayak minum obat”, demikian kicauan Sekjen PSI tersebut, yang kini menjadi salah satu barang bukti Tim‎ Advokasi Partai Gerindra.

Raja Juli Antoni menambahkan, Fadli Zon hanya terbawa perasaan dengan unggahan tersebut hingga memutuskan untuk melaporkan dirinya.

“Fadli Zon baper saja,” lanjutnya.

Antoni menyebutkan akan mengkaji laporan itu, baik delik aduan dan pasal yang dikenakan. Menurut pengakuannya, ia sudah mendapat tawaran dan dukungan dari sejumlah pengacara yang bersedia membela dirinya. Dia yakin aparat kepolisian pun akan menyikapi laporan ini dengan profesional.