Tega Racuni 3 Anaknya Hingga Tewas, Motif Bu Guru Ini Mencengangkan


SURATKABAR.ID – Masyarakat Banjar Palak, Desa Sukawati, Gianyar, Bali dihebohkan oleh aksi bengis Ni Luh Putu Septyan Parmadani.

Wanita 32 tahun ini nekat meracuni ketiga anaknya dengan obat pembasmi serangga merek Baygon, Rabu (21/2/2018) dini hari. Entah apa yang dipikirkan Ni Luh hingga tega menghabisi nyawa Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6), I Made Mas (4) dan I Nyoman Kresnadana Putra (2).

Bukan hanya meracuni ketiga anaknya, wanita yang berprofesi sebagai guru ini juga sempat mencoba mengakhiri hidupnya. Namun, nyawanya masih terselamatkan. Dia kini masih dirawat di RD Dharma Yadya, Tohpati, Denpasar.

Menurut Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta, aksi yang dilakukan Ni Luh bisa digolongkan sebagai pembunihan. Sebab, polisi menemukan obat serangga dan pisau setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Untuk memastikan dugaan ini, Pande menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terjadap sejumlah saksi, termasuk orang tua dan adik pelaku. Namun, menurut pengakuan sang suami, Putu Moh Diana, tak ada masalah pada sang istri. Selain itu, ia juga masih merasa kalut dan depresi atas peristiwa mengejutkan tersebut.

“Ini pemeriksaan awal, belum kami dapatkan apa-apa. Yang jelas pengakuan suaminya tidak ada masalah,” ungkap Pande, dilansir jpnn.com, Kamis (22/2/2018).

Menurut Pande, untuk mengungkap motif sebenarnya, pihaknya masih menunggu Ni Luh membaik dan bisa diajak berkomunikasi. Sebab, polisi memiliki sejumlah dugaan terkait kasus tersebut.

“Apa mungkin selingkuh, sakit hati, atau faktor ekonomi, utang, suaminya main judi kan banyak itu. Faktor yang sebenarnya belum terungkap. Nanti kami tunggu pemeriksaan ibunya dulu menunggu sadar,” lanjutnya.

Sebelumnya, dilansir kompas.com, Ni Luh mendatangi rumah orang tuanya pada Selasa (20/2/2018) pukul 12.45 Wita. Pada keluarga, ia mengaku datang untuk menginap bersama ketiga anaknya.

Namun, pada pukul 14.30 Wita, sang suami, Putu Moh, datang untuk menjemput. Tapi, Ni Luh menolak ajakan ini sehingga sang suami pulang sendiri sekitar pukul 23.00 Wita.

Keesokan harinya, Rabu (21/2/2018) pukul 06.40 pagi, salah satu saudara Ni Luh, Nyoman Y, berniat untuk mandi dan mengambil alat mandi di kamar Ni Luh.

Namun, ia malah menemukan Ni Luh dan ketiga anaknya dalam kondisi mengenaskan. Setelah dilarikan ke RS Ganesha, Sukawati, disimpulkan bahwa ketiga anak tersebut telah meninggal 4 jam sebelum ditemukan.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaTempat Krematorium Massal, Ini 4 Kuil Misterius di Thailand
Berita berikutnyaSri Mulyani Sepakat Pajak Mobil Sedan Dihapus