Pernah Jadi Tukang Ojek, Buwas Ungkap Rencananya Usai Pensiun dari BNN

SURATKABAR.IDKomjen Pol Budi Waseso selaku Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memasuki masa pensiunnya pada bulan Maret mendatang.

Dilansir dari JawaPos.com, ketika ditanya oleh awak media di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, pada Selasa (20/2/2018) mengenai apa yang akan dilakukan setelah pensiun, beliau menjawab sembari tertawa bahwa akan bekerja sebagai satpam diskotik.

Mendengar jawaban pria yang akrab disapa Buwas ini, para wartawan pun menegaskan apakah hal tersebut masih berhubungan dengan pemberantasan narkoba. Sang narasumber pun tidak menampiknya.

Seperti yang kita ketahui, selama menjabat sebagai kepala BNN, Buwas memang seringkali mengungkap peredaran narkotika di tempat-tempat hiburan malam. Dari 36, terungkap empat diskotik yang menjadi sample, ada peredaran hingga lokasi produksi obat-obatan terlarang. Trik yang dilakukan oleh Buwas adalah menggunakan orang lain untuk membeli narkoba di tempat-tempat itu.

Jauh sebelum kesuksesannya sebagai Kepala BNN, Buwas juga sempat merasakan kehidupan yang bisa dibilang sulit. Ketika ia masih bekerja di Direktur Pendidikan, gaji yang ia peroleh tidak seberapa. Kala itu, Buwas telah dikaruniai satu orang anak. Sepulang kerja, ia masih harus mencari pekerjaan sampingan untuk tambahan biaya hidup keluarga. Akhirnya ia menjadi tukang ojek dengan motor tuanya.

Tak cukup dengan menjadi tukang ojek, Buwas juga pernah menjajal profesi sebagai supir taksi. Hal tersebut ia lakukan juga untuk mencari tambahan nafkah. Meskipun saat itu sempat tidak diijinkan untuk menjadi supir taksi karena harus bekerja secara full time, Buwas meyakinkan perusahaan tersebut bahwa dirinya seorang polisi dan harus melakukan penyelidikan.

Terlepas dari masa-masa sulitnya dulu, kini sosok Buwas sudah sangat melekat di hati dan pikiran masyarakat Indonesia dengan sifatnya yang ceplas-ceplos namun tetap tegas dan menginspirasi. Ketika di wawancara awak media pun Buwas secara gamblang mengungkapkan bahwa di detik-detik terakhir masa kerjanya, ia sengaja menggunakan baju kedinasan Polri lengkap dengan lambang pangkat tiga bintang di pundak.

Seiring dengan pensiunnya Kepala BNN, Budi Waseso, akan ada pergerakan gerbong di tingkat perwira tinggi. Polri sepertinya akan melakukan mutasi, sehingga gerbong internal Polri akan kembali bergerak. Hal ini dilakukan untuk menggantikan jabatan Kepala BNN sekaligus mengantisipasi persiapan tahun politik 2018 yang akan berlangsung pilkada serentak di 171 wilayah di seluruh Indonesia.