Ketahui Penyebab Penglihatan Anda Menjadi Buram


SURATKABAR.ID – Ada berbagai macam gangguan optik yang bisa mengganggu kesehatan indera penglihatan Anda. Umumnya, penglihatan kabur, buram, tidak jelas dan tidak fokus merupakan masalah yang paling sering dijumpai. Sayangnya, banyak dari kita yang cenderung tidak terlalu mementingkannya. Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya blurriness atau penglihatan yang buram.

Seperti dilansir dari laman JPNN.com, Jumat (19/01/2018), blurriness bisa menjadi tanda bahwa resep kacamata atau kontak lensa Anda perlu diperbarui. Namun perlu juga diselidiki lebih lanjut lagi terkait apa persisnya yang menyebabkan penglihatan Anda mengabur alias buram.

Berikut ini beberapa penyebab yang bisa membuat penglihatan Anda memburam. Apa saja?

  1. Anda perlu kacamata resep

Dalam kebanyakan kasus, yang Anda butuhkan adalah resep dari ahli mata atau dokter mata untuk kacamata atau lensa kontak yang baru.

Baca juga: Catat! Ini 4 Hal yang Perlu Kamu Ubah Berdasarkan Golongan Darah Agar Sukses di 2018

Alternatif lainnya, Anda bisa mengambil operasi lasik sebagai solusi. Operasi laser lasik dapat secara permanen mengubah bentuk kornea guna memperbaiki masalah pada beberapa orang. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter mata Anda guna mendapatkan langkah perawatan yang tepat.

  1. Anda butuh kacamata baca

Presbiopia juga merupakan kesalahan bias yang kerap menyerang kebanyakan orang setelah usia 40 tahun.

Ini berarti Anda mengalami kesulitan memusatkan perhatian pada hal-hal yang jaraknya dekat (kebalikan dari rabun jauh), seperti membaca materi di hadapan Anda.

Apabila Anda memiliki salah satu kesalahan refraksi lainnya, pikirkan beralih ke lensa rifoca, rifocal, atau lensa progresif.

  1. Anda terkena konjungtivitis

Mata yang terkontaminasi virus juga bisa jadi penyebab dari memburamnya penglihatan. Biasanya, konjungtivitis atau mata merah muda disebabkan oleh adenovirus. Ini merupakan suatu virus yang bisa menyebabkan flu biasa, bronkitis dan sakit tenggorokan.

Konjungtivitis umumnya hilang sendiri dalam satu atau dua minggu tanpa perawatan, namun jika Anda memiliki gejala parah, bicarakan dengan dokter tentang antibiotik atau obat antiviral.

Sementara itu, sebagai langkah awal Anda bisa mengompres dingin mata Anda untuk mengurangi rasa gatal. Coba juga kompres hangat untuk meredakan pembengkakan atau tetes mata yang over-the-counter untuk membantu mengatasi iritasi.

  1. Anda tidur dengan lensa kontak Anda 

Tidur tanpa melepas lensa kontak adalah sangat tidak disarankan. Lensa kontak memang bisa memperbaiki penglihatan Anda tanpa membebani penampilan wajah Anda. Namun lensa kontak bisa jadi membahayakan kesehatan mata jika Anda tidak menggunakannya dengan benar. Tak jarang banyak kasus orang mengalami infeksi penglihatan akibat penggunaan lensa kontak.

Setipa kali Anda berkedip, lensa kontak bergerak melintasi mata Anda. Yang menjadi masalah, pergerakan ini membuat goresan mikro di permukaan mata Anda sehingga mikroorganisme penyebab infeksi bisa muncul di bawah lensa dan masuk ke goresan tersebut.

  1. Anda memiliki infeksi mata

Infeksi mata yang merusak kornea bisa muncul tak hanya dari lensa kontak saja. Jika Anda tak pernah memakainya, bukan berarti lantas mata Anda terbebas dari infeksi. Herpes keratitis merupakan infeksi pada mata yang disebabkan oleh virus herpes. Anda bisa terinfeksi hanya dengan menyentuh pilek di bibir lalu mengucek mata Anda, misalnya.

Bakteri dan jamur yang kemudian masuk ke dalam otot jalan setelah mengalami cedera juga bisa menyebabkan infeksi.

Baca juga: Benarkah Sinar Matahari Membuat Orang Lebih Sulit Gemuk?

Pengobatan seperti obat tetes mata dan obat-obatan (antibiotik untuk infeksi bakteri) biasanya membantu. Meski begitu, metode perlindungan terbaik dari infeksi mata adalah pencegahan. Pepatah mencegah lebih baik daripada mengobati merupakan solusi terbaik yang masih senantiasa diandalkan.