Duh Bikin Was-Was! Sudah Menangis dan Menjerit, Siswa SD Ini Tetap Dikeroyok


SURATKABAR.ID – Sebuah rekaman video yang berisi kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali menggegerkan para penghuni jagad maya baru-baru ini. Yang paling mengejutkan warganet yaitu, baik para pelaku pembullyan maupun korban merupakan pelajar dari Sekolah Dasar.

Menurut informasi, peristiwa tersebut terjadi di sebuah sekolah dasar di Kabupaten ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Dan diketahui mereka merupakan sekelompok siswa SD di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan, seperti diwartakan Tribunnews.com.

Dibagikan oleh akun YouTube Anzer Lextra Daisen pada Senin (27/11), terlihat seorang bocah laki-laki dengan seragam SD tergolek tanpa sanggup melawan teman-teman yang mengeroyoknya secara membabi buta. Sontak rekaman penganiayaan ini pun menjadi viral.

Terlihat dengan jelas dalam rekaman tersebut, korban tak hanya dipukuli. Ia juga menerima tendangan berkali-kali dan diinjak-injak oleh para siswa lainnya. Bahkan tubuh kurusnya juga ditindih oleh tak hanya satu pelajar saja. Selain itu beberapa orang temannya sempat menarik tubuh bocah malang itu.

Baca Juga: 3 Kali Bungkam, Setnov Baru Buka Mulut Saat Hakim Pengadilan Tipikor Beri Pertanyaan Ini

Warganet semakin dibuat giris ketika melihat sosok bocah yang sudah terlihat tak berdaya tersebut sampai menjerit bahkan menangis dengan suara lantang. Namun para penyiksa itu tetap meneruskan tindak pembullyan terhadap temannya.

Tetapi mengherankannya, tak terlihat satu orang dewasa pun dalam video tersebut. Mungkin lantaran tidak adanya orang dewasa di lokasi, para siswa berseragam merah putih tersebut merasa semakin leluasa melakukan aksi tak bermoral itu.

Sejumlah netizen yang tak kuat hati menyaksikan rekaman itu pun ramai-ramai mengecam pihak sekolah maupun para orang tua anak-anak pelaku penganiayaan dalam video. Bahkan tak sedikit yang meminta agar kasus tersebut diusut hingga ke meja hijau.

Baca Juga: Tak Berniat Ikut Mempersekusi Ustadz Somad, Ini Petisi yang Dikeluarkan Laskar Bali

Pecat kepala sekolah, penjarakan orangtua yang menganiaya itu. Laporkan kepada pihak perlindungan anak. Hal ini harus dibawa ke pengadilan. Pak Arist Merdeka Sirait, tolong Pak lindungi anak-anak yang terancam masa depannya,” tulis Muhammad Gabril, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (13/12/2017).

Cepat laporkan kepada pihak yang berwajib. Supaya ini jadi pelajaran, di manakah para guru-guru yang mengajar di sekolah ini? #Komnasperlindungananak #komnasham #jokowidodo,” komentar Apriandi Heppy yang menyertakan hastag Joko Widodo.

Intip videonya berikut: