Mengerikan! di Kota Ini, Mobil Bergerak Tak Lebih Cepat dari Seekor Keledai


SURATKABAR.ID – Ada perhitungan menarik mengenai kemacetan. Ini terjadi di salah satu kota di China di mana, dalam keadaan macet, sebuah mobil bergerak tak lebih cepat daripada seekor keledai.

Dilansir dari laman kompas.com, beberapa kota besar di China seperti Beijing dan Hongkong dikenal dengan kemacetan lalu lintasnya yang tak jarang membuat pengemudi frustasi. Tapi ternyata, lalu lintas termacet di Negeri Tirai bambu itu bakan berada di Beijing atau Hongkong, melainkan Jinan.

Jinan adalah ibu kota provinsi Shandong di wilayah timur China. Dahulu, abad ke-13, Jinan disebut Marco Poli sebagai wilayah dagang kaya yang dipenuhi sutra dan rempah-rempah.

Beda dulu beda sekarang, menurut pemeringkatan AutoNavi, layanan penyedia navigasi milik Alibaba Group, Jinan terhitung dengan kemacetan lalu lintasnya yang paling buruk di China.

Untuk mengetahui hal tersebut, AutoNavi menghitung dan menganalisa data yang dikumpulkan dari perangkat yang dipasang di kendaraan yang mencatat kecepatan dan lokasi mereka.

Lantas nampaklah hasil analisa bahwa di jam sibuk, kecepatan rata-rata kendaraan bermotor di kota Jinan ini hanya 20 kilometer per jam. Bila dibandingkan, kecepatan tersebut tidak lebih cepat dari sebuah kereta yang ditarik keledai.

Di pedesaan di China, kereta atau gerobak yang ditarik keledai itu masih banyak digunakan. Kecepatannya yaitu rata-rata 9 – 15 kilometer per jam.

Baca Juga: Berkostum Persib Bandung, Andik Vermansah Beri Kode Keras?

Masih dikutip dari kompas.com, setelah Jinan, ada Kota Harbin, wilayah timur laut China, dengan kemacetan lalu lintas terparah. Di posisi ketiga, ada Kota Beijing. Hongkong sendiri justru berada di peringkat ke-51 kota paling macet di China dengan kecepatan jam sibuk rata-rata 38 kilometer per jam.

Penelitian ini meliputi 100 kota di sana. Dijelaskan pula kenapa Hongkong bisa berada di posisi ke-51 karena infrastruktur transportasi publik yang baik serta jaringan jalan bebas hambatan di sana cukup banyak.

Disinyalir pertumbuhan ekonomi China yang melaju pesat menjadi salah satu faktor terjadinya kemacetan di negara terseut. Dengan demikian jumlah mobil di China pun membludak. Bahkan, kini China sudah melampaui Amerika serikat sebagai pasar penjualan mobil. Jumlahnya mencapai 24,3 unit pada 2016.

Selain itu, AutoNavi juga melaporkan bahwa kondisi lalu lintas di kota-kota kelas tiga seperti Zhuhai, Foshan, Huizhou, dan Zhongshan turut memburuk.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaWanita Ini Diceraikan Tepat Setelah Akad, Alasan Sang Pria Sungguh Hebat
Berita berikutnyaGatot dan AHY Dianggap Pasangan Terbaik Jokowi di Pilpres 2019, Siapa Lebih Cocok?