Bantah Temuan Video Praktik Pungli oleh Satpol PP, Begini Penjelasan Sandi


    SURATKABAR.ID – Menanggapi temuan Ombudsman RI tentang video adanya praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum Satpol PP, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno pun menyatakan bahwa hal tersebut sementara masih bersifat dugaan.

    Menurut Sandi, sapaan akrab Sandiaga, hingga saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menerima nama-nama aparat yang diduga melakukan aktivitas pungutan terhadap para pedagang kaki lima (PKL) seperti yang terekam dalam video tersebut, seperti yang diwartakan oleh Kompas.com.

    “Belum ada namanya, belum ada (penyebutan) by name, by address. Jadi, (pungli oleh Satpol PP) masih dugaan-dugaan, walaupun ada videonya,” tukas Sandi yang ditemui di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11), dikutip dari laman Kompas.com, Sabtu (25/11/2017).

    Namun meskipun demikian, Sandi menegaskan telah mengeluarkan perintah pada Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yuni Wahyu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap temuan Ombudsman. Selain itu, ia meminta Ombudsman menyerahkan daftar nama para Satpol PP yang diduga terlibat dalam praktik pungli.

    Baca Juga: Bocah SD Jago Silat Ini Tewas Usai Dihajar Temannya, Penyebabnya Hal Sepele

    “Kami face regocnition-nya, enggak nemu nih, siapa namanya. Jadi, kami minta namanya, by name, by address, fotonya, videonya seperti apa, langsung kami tindak tegas,” tambah Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut dengan tegas.

    Apabila benar terbukti, Sandi memastikan akan ada sanksi berat terhadap para aparat Satpol PP. hal ini sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku di DKI Jakarta. Tak lupa ia juga melayangkan terima kasih kepada Ombudsman RI yang telah membantu melaporkan hal tersebut.

    Terkait video oknum Satpol PP yang melakukan pungutan liar terhadap PKL, Komisioner Ombudsman RI Adrianus Meliala menyatakan, video tersebut diambil untuk membuktikan pernyataan dan juga sebagai hasil penyelidikan Ombudsman tentang adanya oknum Satpol PP yang terlibat pungli.

    Baca Juga: Menuntut Keras! Pejabat Pelihara Satwa Langka Dilindungi, Jokowi Diminta Tegas dan Lakukan Ini

    “Sekedar menginformasi bahwa ada yang bilang Satpol PP yang kami wawancarai pakai baju bohongan. Video ini memperlihatkan kepada pihak yang curiga bahwa kami benar mewawancarai Satpol PP di kantornya,” kata Adrianus, Jumat (24/11).