Edan! Wanita Ini Seret Anaknya di Trotoar Seperti Anjing


    SURATKABAR.ID – Sebuah rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan seorang ibu yang sedang menyeret anaknya berusia empat tahun, mereka melintasi trotoar yang berada di pusat kota Liverpool.

    Seperti dikutip dari kompas.com, rekaman ini sendiri diunggah di laman Mirror pada Rabu (25/10/2017). Terlihat balita tersebut memakai jaket berwarna merah dengan celana jeans, ia diikat tali pada tubuhnya yang digunakan ibunya untuk menyeretnya.

    Sang ibu memakai jaket berwarna hitam dan ia menyeret sang anak sambil membawa tasnya yang berwarna biru kepunyaan anaknya.

    Baca juga: Untuk Pernikahan Kahiyang, Gibran Akan Sajikan Makanan dari Tempe Busuk

    Seperti dikutip dari Mirror pada Kamis (26/10/2017), perempuan yang tidak dikenali identitasnya tersebut memberikan tanggapan publik atas dirinya sebagai ibu yang jahat.

    Dia menjelaskan kalau anak laki-lakinya tersebut menderita autis, jadi menyeret anak tersebut menjadi cara satu-satunya agar bisa memindahkan anaknya.

    “Anak saya menderita autisme, dia sangat emosional dan sering menjatuhkan diri di lantai,” ujarnya.

    “Yang saya lakukan seperti di video itu merupakan cara satu-satunya untuk memindahkan anakku,” tambahnya.

    Baca juga: Setelah Video Ciumannya Beredar, Verrel Bramasta Kepergok Lakukan Ini Bersama Cewek

    Perempuan tersebut berusia 31 tahun. Dia merasa kesal dengan komentar pedas orang-orang yang menyebut-nyebutnya menarik anaknya seperti menarik anjing.

    “Orang-orang yang membuatku seperti ibu yang tidak baik. Saya bukan ibu yang buruk,” katanya.

    Menurut dia, cuma ada dua orang perempuan yang sadar kalau anak tersebut memang mengidap autis dan menanggapi dengan respon yang sesuai.

    “Mereka lainnya seharusnya tanya dulu sebelum menilai saya,” ujarnya.

    Baca juga: Kasus Papa Minta Saham Macet, Ini Alasan Jaksa Agung

    Menurut perempuan yang sendirian mengurus anaknya tersebut, anaknya sudah didiagnosis menderita autis sejak usia dua tahun.

    Anak laki-laki tersebut juga tak suka dengan keramaian, jadi jika keluar rumah, dia pun selalu meronta.

    “Orang-orang tidak tahu bagaimana sulitnya memiliki seorang anak autis, terlebih mereka sangat bertenaga. Dia pernah menyerangku, menendang kakiku, tapi dia tidak tahu kalau itu menyakitiku,” tuturnya.

    Video tersebut juga sudah tersebar di Twitter dan dilihat oleh ribuan orang. Pihak Kepolisian Merseyside pun sedang melakukan investigasi terhadap video tersebut serta melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas.