Usai Dilanda Banjir Pekan Lalu, Vietnam Diterjang Badai Khanun


    SURATKABAR.ID – Usai dilanda banjir yang menewaskan 72 orang, Vietnam kembali diterjang bencana Badai Khanun pada Senin (16/10/2017). Banjir pekan lalu merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan rumah terendam banjir, sekitar 200 rumah roboh dan beberapa kota masih terisolasi akibat bencana tersebut. Banjir itu juga merusak lebih dari 22.000 hektare lahan padi.

    Lansiran laman Sindonews.com, Selasa (17/10/2017), Vietnam merupakan eksportir besar ketiga terbesar di dunia dan produsen kopi terbesar kedua di dunia. Untungnya, banjir tak memengaruhi produksi kopi di negara itu.

    “Sebanyak 18 orang dari Provinsi Hoa Binh tertimbun tanah longsor dan hanya 13 jasad yang ditemukan,” tutur Badan Bencana Vietnam dikutip dari kantor berita Reuters.

    Pemerintah setempat menyatakan masih memperbaiki irigasi, bendungan, dan jalan yang rusak akibat banjir pekan lalu.

    Kini mereka menghadapi dampak dari Badai Khanun yang membawa hujan lebat di wilayah utara dan tengah Vietnam kemarin. Sebelumnya, kapal-kapal dan perahu diperingatkan agar menghindari wilayah badai. Vietnam sangat rawan diterjang badai dan banjir karena memiliki garis pantai yang panjang. Badai menghancurkan wilayah tengah Vietnam pada bulan lalu.

    Baca juga: Anies Baswedan Ingin Satukan Warga, Tapi kok Masih Pakai Istilah ‘Pribumi’?

    Juga Melanda Thailand

    Banjir juga memengaruhi sembilan dari 77 provinsi di Thailand yang berbatasan dengan Vietnam di bagian barat. “Tiga orang tewas akibat banjir sejak Selasa (10/10/2017) lalu,” demikian keterangan dari Badan Bencana Thailand, kemarin.

    Bangkok diterjang hujan lebat pada akhir pekan lalu hingga melumpuhkan lalu lintas di beberapa wilayah ibu kota. Bangkok yang sering digambarkan sebagai Venice of the East karena memiliki banyak sungai.

    Terjadinya banjir ini lantas memicu kritik terhadap Pemerintah Kota Bangkok. Beberapa pengguna media sosial menuduh pemerintah tidak mengelola ketinggian air dengan benar di sejumlah kanal dan sungai. Pemerintah Kota Bangkok menyangkal tuduhan tersebut dan menyatakan telah bekerja sama dengan departemen irigasi.

    Baca juga: Ingat Pembunuhan Tragedi Pulomas? Ini Vonis Hakim untuk Tiga Terdakwanya

    Berdasarkan sejumlah data statistic, Thailand mengalami banjir terburuk dalam lima dekade pada 2011 saat ratusan orang tewas, wilayah industri tenggelam, dan berbagai industri penting berhenti beroperasi. Sementara badai tropis Ophelia menerjang pantai selatan Irlandia, kemarin. Badai merobohkan pohon dan tiang listrik serta mengakibatkan gelombang laut setinggi 10 meter. Pemerintah memperingatkan badai itu adalah yang terburuk dalam setengah abad terakhir—selain dipastikan bisa mengakibatkan korban tewas.