Tragis! Dibelikan Mainan Baru Oleh Ibunya, Jari Balita Ini Hampir Putus Hingga Diamputasi


SURATKABAR.ID – Setiap orangtua tentu ingin melihat anaknya bahagia. Salah satu caranya adalah dengan membelikan mainan sebagai hiburan

Namun, perhatikan lagi sebelum membeli mainan untuk anak, terutama balita. Terkadang, mainan yang dianggap aman oleh orang dewasa bisa menjadi sangat berbahaya untuk si kecil. Seperti yang terjadi pada Danish.

Gara-gara sebuah mainan, kuku dan jari balita ini terkoyaknsangat parah. Bahkan, harus diamputasi karena tak bisa diselamatkan lagi.

Chell Shukapooh, ibunda Danish, membagikan foto-foto persitiwa mengerikan tersebut di Facebook. Ia juga memperingatkan setiap orang tua sebelum membeli mainan.

Baca juga: Baru Setahun Gunakan KB Implan, Wanita Ini Nyaris Kehilangan Nyawa

Ini anak saya. Peringatan untuk semua ibu bapak di luar sana. Mainan ini telah membuat kuku dan isi jari anak saya dipotong karena sudah tidak dapat diselamatkan lagi,” tulisnya mengawali, dilansir tribunnews.com.

Sambil menunjukkan mainan berbentuk monyet yang menyebabkan anaknya cedera parah, Chell pun mengisahkan kronologisnya. Sekilas memang mainan ini terlihat biasa saja.

Lihatlah benda ini seperti tidak membahayakan, tetapi inilah yang terjadi  kepada anak laki-laki saya. Dia masukkan jari ke dalam lubang kecil itu. Kemudian tersangkut dan dia mencoba mengeluarkan jarinya secara paksa sehingga terkoyak, ujung jari hampir terputus karena tekanan semakin kuat apabila tangan monyet itu ditekan,” tuturnya di Facebook.

Chell sekali lagi memperingatkan para orang tua soal peristiwa tak terduga itu. Ia pun mengatakan, awalnya ia sama sekali tak menyangka bahwa mainan ini dapat membahayakan sang anak.

Untuk itu, ia meminta para orangtua agar lebih berhati-hati dalam memilihkan mainan untuk anak kecil, terutama balita.

Baca juga: Aura Kasih Manggung dengan Pakaian Minim, Posisi Pria Dibelakangnya Mengundang Keributan

Jangan sampai kejadian seperti yang saya alami ini menimpa anak anda, menyesal kemudian tiada gunanya. Setiap hari harus bolak baik rumah sakit untuk mengobati luka anak saya Danish,” tutupnya.