Ketaatan Umat Muslim Tanah Air, Bikin Mantan Pemain MU Ini Enggan Tinggalkan Indonesia


SURATKABAR.ID Indonesia merupakan negara yang begitu Inddah. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia terus bisa menjaga keberagaman yang ada. Rupanya, hal inilah yang membuat seorang pemain asing di Liga 1 begitu cinta dengan Indonesia. Bahkan enggan untuk meninggalkan Tanah Air.

Adalah Redouane Zaerzouri yang berkeras untuk bisa terus berkarir di Indonesia.  Pemain berpaspor Prancis ini mengaku merasa sangat nyaman bermain di negara dimana penduduknya mayoritas  memeluk agama yang sama dengan dirinya.

Sebelum seperti saat ini memperkuat PS TNI. Zerzouri bermain untuk tim asal Pulau Garam Madura, Madura United (MU). Namun karirnya di MU tak lama. Karena dibekap cidera, pemain berposisi gelandang ini akhirnya dilepas oleh MU. Ia pun sempat memilih pulang kampung ke Prancis untuk melakukan pemulihan.

Baca juga: Sebelum Daftar Jadi Calon Wagub Jateng, Pria Ini Putuskan Jadi Mualaf dan Ganti Nama, Ada Apa?

Rupanya setelah sembuh, Zerzouri masih penasaran dan kangen dengan Indonesia. Meskipun mendapat beberapa tawaran di Prancis, ia tetap nekad untuk kembali ke Liga Indonesia.

Setelah menjalani seleksi beberapa waktu di PS TNI, pada akhir bulan Agustus lalu, Zerzouri pun mendapatkan amanah untuk menjadi bagian dari klub Liga 1 yang berafiliasi dengan Tentara Nasional Indonesia tersebut.

Sebelum berlabuh bersama Manahati Lehtussen dkk, Zerzouri juga sempat melakukan trial bersama Persija Jakarta.

Kemudian, Zerzouri pun mengungkapkan alasan mengapa comeback ke Indonesia daripada meneruskan karir di Eropa. Menurut pemain berusia 28-tahun tersebut, kehidupan di Eropa khususnya Prancis sangat sulit, bagi seorang muslim seperti dirinya. Ia merasa sangat sulit untuk menjadi muslim yang taat ketika memilih karir sebagai pesepakbola di Prancis.

“Segalanya serba sulit di Prancis, untuk sepak bola juga sulit. Jika saya bisa bermain di negara muslim itu lebih baik. Saya main sepak bola tapi saya tak mau melupakan Allah, di sini saya merasa baik, saya senang di sini,” ujar Zerzouri dilansir dari Bolalob.com,(30/07/2017).

Zerzouri merasa senang bisa kembali mendapat kesempatan bermain di Indonesia. Bagi mantan pemain CS Vise Belgia tersebut, Indonesia adalah negara yang indah. Penduduknya sangat ramah, serta taat dalam menjalankan perintah agama.

 “Saya seorang muslim dan sepak bola adalah hal yang lain. Yang paling penting adalah agama. Jadi penting bagi saya bisa bermain sepak bola dan hidup di negara yang mayoritas penduduknya muslim,” sambung pemain berusia 27 tahun ini.

Redouane Zerzouri merupakan pesepakbola kelahiran Prancis keturunan Maroko yang lahir pada 27 April 1989. Ia memulai karir spakbolanya sebagai pemain di RC Lens U-19 dan RC Paris 10 tahun yang lalu.

Selanjutnya Zerzouri mulai berpetualang keluar dari Prancis. Ia pernah bermain untuk tim Serie B Italia, Como dan Cremonese, sebelum bermain untuk CS Vise di Belgia.

Zerzouri pertama kali bermain di Indonesia bersama dengan PSCS Cilacap di ajang Piala Presiden 2017.

Baca juga: Usai Bertemu Pria ‘Gila’ di Perbatasan, Tentara AS ini Jadi Mualaf. Kisahnya Bikin Merinding

Sebagai gelandang serang, Ridouane Zerzouri tampil cukup memukau bersama Laskar Nusakambangan. Ia selalu menang dalam perebutan bola dan memiliki tendangan jarak jauh yang akurat. Hal tersebutlah yang membuat Madura United akhirnya tertarik menggunakan jasa Zerzouri.

  http://credit-n.ru/zaymyi-next.html


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaPolitisi PDI-P Minta KPK Dibekukan, Begini Komentar Tegas Presiden Jokowi
Berita berikutnyaSetelah Pindah Agama Saat Menikah, Lukman Sardi Kini Berpenampilan Beda