Dikartu Merah Dan Menangis, Instagram Kiper Filipina Malah Diserbu Warganet Indonesia, Kenapa?


SURATKABAR.ID Akun media sosial Kiper Timnas Filipina U-19, Quincy Kammeraad tetiba diserbu oleh warganet dari Indonesia, setelah skuatnya digulung habis 9-0 oleh Timnas Indonesia U-19.

Rupanya, warganet bersimpati dengan Quincy yang harus dikartu merah dan menangis begitu sedih setelah dikartu merah wasit di babak kedua. Warganet pun menyerbu, dengan memberikan kalimat dukungan kepada Quincy.

Baca juga: Wah! Demi Bisa Gabung Timnas nya Indra Sjafri, Cucu Mantan Presiden BJ Habibie Rela Lakukan Ini

Quincy sebenarnya bermain bagus dalam laga tadi. Buktinya dia sukses menepis satu tendangan penalti dari Asnawi Mangkualam.

Kendati demikian, dia tampaknya sangat kesal dengan longgarnya pertahanan Filipina. Puncaknya, kala dia Muhammad Rafli di kotak penalti dengan keras.

Usai dikartumerah, Quincy terlihat emosional. Dia menangis dan langsung dengan sadar bakal diusir lantaran langsung melepas sarung tangannya, padahal saat itu sang pengadil belum memvonisnya untuk keluar dari lapangan.

Nah, warganet nasional yang dikenal responsif pun, langsung mereaksi akun Instagram sayng kiper. Bukanya mengecam, namun warganet justru memberikan dukungan kepada Quincy agar selalu semangat di Turnamen antar negara se ASEAN ini.

Berikut beberapa komentar netizen Indonesia di Instagram Quincy:

Jauhkeatas_: Stay strong, never give up.
Mlutfhim: Keep Strong Bro #respectfromindonesia
gunturadiwibowo: Keep strong bro. Dont be sad. Never give up. Keep spirit
enomuh: Never give up keep strong keep spirit we all from supporter indonesian give you very big respect.
harlaga: We are ULTRAS INDONESIA .. BIG RESPECT FOR YOU !! GOOD GAME BRO !! KEEP YOUR HEAD BRO !! GANBATE !!! SEMANGAT BRO !!!
heincehei: You do your best tonight, don’t give up keep strong.

vinsahads: Meskipun Rasia sudah menikah, jangan sediih broo kammerad, masih ada isyana.

Baca juga: Begini Reaksi Presiden Joko Widodo Lihat Timnas Gulung Filipina 9-0, Warganet Heboh!

Laga Timnas U-19, melawan Filipina sendiri, sedari awal memang tampak berjalan kurang berimbang. Dimana Eggy Maulana Vikri dkk bermain sangat mendominasi. Bahkan mereka mengakhiri babak pertama dengan kemenangan 5-0.

Sadar bahwa timnya sudah menang jauh, di babak kedua pelatih Indra Sjafri memasukkan sejumlah pemain pengganti. Namun anak – anak Garuda Nusantara belum puas dengan lima gol. Di babak kedua mereka menambah empat gol lagi, sehingga total mencetak 9 gol tanpa kebobolan.