Warga NU Kembali Demonstrasi Tolak Sekolah 5 Hari


SUARATKABAR.ID – Lagi-lagi demo penolakan FDS atau Full Day School kembali terjadi. Kali ini demo yang dilakukan oleh massa gabungan Nahdlatul Ulama, Kiai, dan juga pelajar terjadi di Kendal.

Menurut informasi yang dikumpulkan jpnn.com para pelajar membawa poster yang menandakan mereka menolak adanya kebijakan Full Day School, sekolah lima hari depalan jam tersebut.

Aksi demonstrasi tersebut bermula dari gedung NU Kendal menuju Alun-alun yang kemudian dilanjutkan ke gedung DPRD Kendal dengan berjalan kaki.

Ada pelajar yang membawa poster yang bergambarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy yang diikuti dengan tulisan “Terima Kasih Bapak Telah Membuat Kami Panas” dan ada pula yang membawa poster bertuliskan “Pesantren solusinya bukan FDS” serta masih banyak lagi pelajar yang membawa poster dengan nada penolakan akan FDS tersebut.

Para pendemo tersebut bermaksud untuk mendesak Bupati Kendal, Mirna Anisa mendatangani surat pernyataan penolakan FDS dimana surat tersebut akan diteruskan ke pemerintah pusat.

Baca Juga: Viral Video Demo Tolak FDS, Din Syamsudin: Itulah Watak-Watak Radikal yang Perlu Diatasi

“Anak-anak jangan hanya dididik di sekolah tapi juga harus dididik di Madrasah dan TPQ sebagai dasar pendidikan agama,” kata Koordinator lapangan, Ahmad Munif, dikutip dari jpnn.com.

Bupati Kendal pun juga merespon para demonstran dengan sigap, ia sudah menandatangani surat pernyataan penolakan FDS dan menyatakan bahwa ia akan menyalurkan suara para demonstran ke atasannya yakni Gubernur untuk menolak diberlakukannya FDS di Kendal.

Di sisi lain, Pak Joko Widodo selaku Presiden RI pun sebelumnya juga sudah pernah menyatakan dengan tegas bahwa FDS (Full Day School) atau lima hari sekolah tidak harus diterapkan atau tidak harus diikuti semua sekolah.

Penyataan Pak Jokowi pun langsung mendapat respon dari Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Sulton Fatoni, “PBNU memahami pernyataan itu bahwa presiden sudah mengambil keputusan untuk tidak menerapkan Permendikbud dan juga tidak memberlakukan Perpres berkaitan dengan FDS” ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (14/8/2017)


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaSetelah Suaminya Selingkuh dengan Artis, Keikhlasan Wanita Ini Berbuah Manis
Berita berikutnyaSerem! Di Negara Ini Pengguna Kantong Plastik Didenda 500 Juta