Terkuak! Pendiri Saracen Ternyata Pendukung Prabowo


SURATKABAR.ID – Jasriadi, salah satu pendiri kelompok Saracen yang beberapa waktu lalu ditangkap polisi akhirnya mengakui banyak hal, termasuk siapa yang dia dukung pada Pilpres 2014 yang lalu.

Pria berusia 33 tahun tersebut sebelumnya adalah seorang pengusaha sebelum menjadi pentolan grup Saracen. Ia pernah memiliki usaha rental mobil dan les privat.

Pria asal Pekanbaru, Riau tersebut diciduk polisi pada 7 Agustus lalu bersama dua rekannya, yakni Faizal Muhammad Tonong (ketua bidang media informasi), dan Sri Rahayu Ningsih (koordinator grup Saracen di wilayah).

Seperti dikabarkan tempo.co, Jasriadi menyatakan jika kelompok Saracen mulai terbentuk pada 2015, saat diadakan silaturahmi akbar di satu masjid di Jakarta Utara soal memilih pemimpin.

Baca Juga: Ketika Fahri Hamzah ‘Ditegur’ Jokowi Karena Suka Kritik KPK

“Dulu saat pilpres 2014 banyak akun Facebook yang menghina Islam dan Pak Prabowo. Kami simpatisan Pak Prabowo. Saya membajak akun yang sudah kelewatan menyerang Islam dan Pak Prabowo. Kan banyak grup diskusi seperti itu, nanti saya akan alih. Lalu saya ganti namanya menjadi Allah Maha Besar atau Saracen. Akun-akun pribadi yang menyerang juga saya ambil,” terang Jasriadi saat diwawancara di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Kamis (24/8/2017).

Akan tetapi dia menampik jika pihaknya adalah tim sukses dari Prabowo Subianto.

“Bukan. Saya hanya simpatisan. Boleh kan kalau mendukung? Itu hak saya mendukung siapa,” jelasnya.

Mengenai beberapa nama tokoh yang belakangan dihubung-hubungkan dengan grup Saracen, Jasriado mengaku tak pernah bertemu dengan Eggi Sudjana atau Ampi Tanudjiwa.

“Tidak pernah, saya lupa siapa yang mengusulkan nama mereka masuk. Pokoknya ada yang minta nama mereka masuk. Jadi masuk. Tapi tidak pernah kita bertemu,” katanya.

Baca Juga: Tegas! Begini Perintah Jokowi ke Polisi Terkait Kasus Saracen

Mengenai keahliannya dalam membajak akun-akun Facebook, ia mengaku belajar sendiri secara otodidak.

“Saya otodidak saja, belajar dari buku dan forum-forum di Internet,” katanya singkat.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaKetika Soeharto Mengaku Salah Kepada Si Raja Intel Benny Moerdani
Berita berikutnyaBima Arya Ditolak PKB, Begini Komentar Ridwan Kamil