Dianggap SEA Games Terburuk yang Pernah Ada, Ini Rentetan Hal Negatif yang dilakukan Malaysia Sebagai Tuan Rumah


SURATKABAR.ID – SEA Games 2017 yang digelar di Malaysia sejatinya dimaksudkan untuk menjadi ajang silaturahmi mempererat persaudaraan antara negara-negara yang terdapat di Asia Tenggara.

Namun faktanya, tidak seperti yang jadi tujuan utamanya, justru kebalikannya. SEA Games 2017 ini malah memunculkan ketegangan antara Malaysia dengan negara-negara tetangga.

Sudah beberapa kali perasaan masyaraat Indonesia diciderai Malaysia. Mulai dari perebutan wilayah, klaim seni budaya, sampai SEA Games 2017 ini juga membuat semakin terluka. Bagaimana tidak, pada pembukaan saja di buku souvenir untuk tamu bendera Indonesia dicetak terbalik, curangnya wasit yang membela Malaysia di team sepak takraw sampai membuat Indonesia walkout, salah pasang bendera pada skor, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Baca juga: Viral Video Warga Keliling Kota Bawa Bendera Malaysia Terbalik, Netizen: Gimana Perasaan Kau?

Ternyata, kesalahan-kesalahan fatal itu tidak hanya terjadi pada negara Indonesia, negara tetangga seperti halnya Myanmar, Singapura dan juga Thailand merasakan hal yang kurang lebih sama.

Sebuah fanspage di Facebook dengan nama Troll ASEAN mengunggah daftar rentetan kesalahan fatal dari Malaysia sebagai tuan rumah. Begini daftar keburukan Malaysia sebagai tuan rumah SEA Games 2017,

  • Tidak ada sopir untuk tim sepak bola wanita Myanmar setelah kalahkan Malaysia (5-0) dan harus menunggu kira-kira satu jam untuk bisa kembali ke hotel, pukul 23:40 waktu setempat baru bisa kembali.
  • Tidak ada bus yang standby untuk tim dari Thailand dan Vietnam untuk pergi ke tempat latihan.
  • Malaysia membuka stadion terlambat untuk tim Vietnam dan Indonesia yang akhirnya tidak jadi latihan karena waktu mepet. Bahkan tim Thailand harus menggunakan uang sendiri untuk membayar taksi.
  • Suporter Malaysia menghina Singapura di stadion Shah Alam dan mereka bahkan meneriakan ‘Singapor Anj*g’
  • Polisi Malaysia yang seharusnya mengantarkan kiper wanita asal Vietnam ke stadion malah mengajaknya berputar-putar di sekeliling hotel, padahal dibutuhkan waktu 15 menit sebelum pertandingan dimulai.
  • Tidak ada tiket untuk penggemar Myanmar, Malaysia menyebutkan jika tiket terjual habis, tapi terlihat stadion kosong dan supporter Myanmar harus menonton di luar stadion
  • Media Malaysia mengupdate hasil sangat terlambat, kadangkala mereka update saat tim Malaysia menang meraih medali emas.
  • Hanya 28 dari 38 olahraga yang ditayangkan di YouTube. Olahraga utama seperti halnya bola voli, futsal, sepak bola wanita tak disiarkan. Dan ini juga pertama kalinya sejak tahun 2000 yang lalu.

Baca juga: Heboh Muncul ‘Tangan Tuhan’ di Brasil, Netizen: Tanda Akhir Zaman

Berdasarkan pantauan dari Suratkabar.id, unggahan itu sudah mendapatkan komentar sebanyak 1.5 ribu dan like sebanyak 9,7 ribu serta sudah dibagikan 8 ribuan kali. Sepertinya kali ini Malaysia akan mendapatkan rapor buruk tentang penyelenggaraan SEA Games 2017 ini. Yang seharusnya menjadi perekat malah menjadi pemecah.