Viral Di Medsos, Ternyata Ini Yang Sebenarnya Terjadi Di Balik Video Pria Yang Marah Kepada Petugas Dishub Ini


SURATKABAR.ID Belakangan jagad media sosial diramaikan dengan video seorang pemilik kendaraan roda empat yang mengamuk pada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, karena tak terima mobilnya akan diderek. Video ini menjadi viral dan sudah ditonton jutaan orang.

Seperti dilansir dari Sindonews.com, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Slamat Dahlan mengatakan, pria tersebut ternyata sudah meminta maaf kepada anggotanya di lapangan. Bahkan dari Slamat, ditemukan fakta bahwa video tersebut merupakan peristiwa lama. Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar Bulan Juni 2017.

Slamat tak mengerti mengapa baru belakangan video tersebut menjadi viral di medsos.

“Itu kasus lama, kejadiannya sekitar pertengahan Juni 2017. Enggak tahu kenapa ramainya baru sekarang. Lokasinya di belakang Stasiun Jatinegara, Jalan Pisangan Baru Selatan,” kata Dahlan di Jakarta, Senin (14/08/2017).

Baca juga: Ketika Banyak PNS Yang Ketar-Ketir Karena Diawasi Tim Saber Pungli, Petugas Dishub Asal Malang Ini Malah Santai Karena…

Dilanjutkan Slamat, bahwa pria tersebut marah dan mengucapkan kata –kata kasar, ketika mobilnya yang diparkir di pinggir jalan, tepat di depan rumahnya sendiri akan diderek oleh petugas. Namun setelah mobil tersebut diderek dan dibawa ke kantor Dishub, ia pun langsung datang ke kantor Sudinhub Jaktim, untuk menyampaikan permohonan maaf dan mengakui segala kesalahannya.

“Iya waktu diderek banyak ngomong kata-kata kasar. Orangnya sudah minta maaf kok dan menyadari kalau dia memang salah. Pas mobilnya dibawa, dia ikut ke kantor. Lalu kami memberikan pengertian bahwa tidak boleh parkir di depan rumah karena melanggar peraturan dan mengganggu kepentingan umum,” urainya.

Baca juga: Video Anggotanya Loloskan Pengendara Moge Saat Razia Jadi Viral, Begini Tanggapan Polri

Demi menjaga privasi, Slamat tidak bersedia untuk mengungkapkan identitas pria tersebut. Sanksi yang berikan kepada siapapun pelanggar ketertiban umum adalah sama rata, sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku.

“Jadi dia parkir di depan rumah, nah di depan rumahnya kan jalan umum, bukan punya dia. Kami tetap derek karena jalan punya masyarakat umum, untuk kepentingan yang lebih besar lah. Karena operasi di sana berdasarkan aduan dari masyarakat. Kami libatkan semua dari RT, RW, kelurahan sampai kecamatan. Bukannya kami sengaja masuk dari gang ke gang,” tutur Slamat.

Sebelumnya, video seorang pria yang memaki-maki petugas Dishub saat kendaraannya diderek tersebar viral. Tak hanya itu, dia juga terlihat menendang-nendang mobil derek saat kendaraan miliknya hendak dibawa petugas agar mobilnya dilepaskan.

http://credit-n.ru/zaymyi-next.html


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaCalon Kepala Daerah Setuju FDS, Jangan Harap Dapat Dukungan NU Jabar
Berita berikutnyaTerkuak! Ini Jawaban Kenapa Islam Jadi Agama yang Pertumbuhannya Paling Pesat di Dunia