Menegang! Rusia Bakal Depak 755 Diplomat Amerika


putin-trumpSURATKABAR.ID – Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengeluarkan perintah untuk mendepak 755 diplomat Amerika Serikat (AS) dari Rusia. Dikutip dari ITV, Senin (31/7/2017), ratusan diplomat Negeri Abang Sam itu bakal resmi diusir pada 1 September 2017.

Keputusan Putin ini duduga sebagai reaksi Rusia atas Rancangan Undang Undang (RUU) Senat Amerika yang memberi sanksi kepada Rusia. Kamis (27/7/2017), Senat Amerika secara mayoritas telah menyetujui RUU peningkatan sanksi atas Rusia dengan tuduhan mencampuri pemilihan presiden AS pada 2016 dan juga aneksasi atas wilayah Crimea di Ukraina yang terjadi pada tahun 2014 silam.

RUU itu sendiri sudah dilayangkan senat Amerika kepada Presiden Donald Trump. Lantas, apabila Trump menyetujui RUU tersebut, hal ini tentu menjadi kontradiksi dengan kampanye Trump saat pemilu yang berjanji akan memperbaiki hubungan bilateral AS-Rusia.

Putin, dilansir dari stasiun televisi Rossia-24, menyatakan bahwa hubungan Negaranya dengan AS tidak bisa membaik dalam waktu dekat ini.

“Kami menunggu beberapa lama bahwa mungkin ada sesuatu (hubungan Rusia-AS) yang akan berubah menjadi lebih baik, berharap bahwa situasinya akan berubah, tapi jika dilihat, jika berubah pun, hal itu tidak akan segera terjadi,” kata Putin.

Baca Juga: Terungkap! Ini Rahasia Dibalik Foto Termenung Putri Diana di Tajmahal

Sebelum mengeluarkan perintah pengusiran atas diplomat AS ini, jumat lalu, Moskwa meminta AS untuk mengurangi jumlah diplomatnya menjadi 455 orang dan membekukan dua gedung milik kedutaan AS di Rusia, yakni rumah musim panas di Moskwa dan gudang penyimpanan di kota yang sama. Keputusan tersebut mulai berlaku sejak tanggal 1 Agustus.

Kemungkinan membaiknya hubungan antara AS da Rusia sebelumnya mulai merebak saat Donald Trump dan Putin untuk pertama kalinya bertemu dalam perhelatan KTT G20 beberapa waktu lalu. Namun, harapan tersebut seolah menjadi angan kosong sejak Senat AS menyetujui untuk menyanksi Rusia atas tuduhan yang sudah dipaparkan di atas.