Geram Dituduh Gunakan Narkotika, Boni Hargens Polisikan 300 Akun Medsos


    SURATKABAR.ID – Boni Hargens, Anggota Dewan Pengawas Perum LKBN Antara melalui tim kuasa hukumnya dari Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (Fakta) melaporkan sebanyak 300 akun di media sosial dan penyebar video Youtube ke Bareskrim Mabes Polri. Hal tersebut dilakukannya lantaran akun-akun tersebut telah menuduhnya sebagai pengguna narkoba.

    “Kami memberikan bantuan hukum terhadap saudara Boni Hargens yang dituduh oleh sekelompok orang telah menggunakan narkoba saat live di salah satu media. Ini merupakan perbuatan keji dan tidak berdasar serta melakukan fitnah yang merusak nama baik Boni Hargens,” papar Angga Busra Lesmana, Sekjen FAKTA di Jakarta pada Rabu (12/7/2017), seperti yang diwartakan oleh republika.co.id

    Bahkan lantaran tuduhan tersebut, keluarga besar Boni Hargens juga turut merasakan malu atas peristiwa itu. Sehingga pihaknya melakukan pembelaan dan pendampingan hukum dengan melaporkan semua pengguna media sosial yang menuduhnya, baik itu pengguna YouTube, Instagram, Twitter, ataupun juga Facebook.

    Baca juga: Rhoma Irama Sebut Ridho Gunakan Narkoba untuk Bentuk Tubuh Agar Ideal

    “Mereka telah melanggar Pasal 310 KUHP jo UU ITE Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 55 KUHP, dimana kalimat-kalimat yang dilakukan oleh sekelompok orang telah menyimpulkan dan menuduh yang bersangkutan dengan kalimat ‘sakaw dan telah menggunakan narkoba,”  jelas Angga

    Boni Hargens menyebutkan jika dirinya siap untuk melakukan pemeriksaan narkoba lebih lanjut di Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berada di Cawang, Jakarta Pusat.

    “Saya akan datang sendiri ke BNN di Cawang setelah sembuh dari perawatan dari RSPAD. Seusai ketemu teman-teman ini saya kembali masuk RSPAD,” kata Boni

    Baca juga: Begini Akhir Cerita Dosen yang Gugat UU Energi Lantaran Dinilai Syirik

    Hal tersebut diungkapkannya sambil memperlihatkan gelang pasien RSPAD yang terdapat di pergelangan kirinya. Dan dari hasil pemeriksaan tersebut, Boni Hargens dinyatakan bersih atau sehat. Laporan tersebut dikeluarkan oleh laboratorium klinik RSPAD Gatot Subroto yang dilakukan pada tanggal 6 Juli 2017 dan diterbitkan pada 7 Juli 2017.